Meutia Canangkan Pondok ASI

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 2555 Kali

Menteri Pemberdayaan Perempuan Meutia Hatta mencanangkan Pondok ASI di Terminal Alang-alang Kilometer 12 Palembang Sumatera Selatan (Sumsel), Senin (18/5/09). Selain pencanangkan Pondok ASI, juga dicanangkan penghargaan Kartini Award untuk pemerhati masalah perempuan dan anak, serta peluncuran bantuan modal kerja bagi UKM di seluruh kabupaten dan kota di Sumsel, yng ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Gubernur Sumsel Alex Noerdin, para bupati dan walikota, HIPMI Sumsel, serta pihak Bank Sumsel.

Pencanangan Pondok ASI, kata Meutia, merupakan salah satu cara untuk meningkatkan penggunaan air susu ibu (ASI) di Tanah Air. Pasalnya, berdasarkan Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 1997 hingga 2007, jumlah bayi yang mendapat ASI eksklusif menurun dari 7,9 persen menjadi 7,2 persen.

Sedangkan, cakupan ASI eksklusif enam bulan hanya 32,3 persen (SDKI 2007). Persentase ini jauh dari rata-rata dunia yakni 38 persen. Di sisi lain, jumlah bayi yang diberi susu formula meningkat dari 16,7 persen menjadi 27,9 persen pada tahun 2007.

Rendahnya pemberian ASI di Indonesia, kata Meutia, antara lain disebabkan kurangnya pengetahuan ibu hamil, keluarga, dan masyarakat tentang manfaat ASI, serta jajaran kesehatan yang belum sepenuhnya mendukung peningkatan pemberian ASI.

Kepala Biro Pemberdayaan Perempuan Sumsel Merry Aryanty mengatakan, pencanangan Pondok ASI akan ditindaklanjuti dengan penyediaan Pondok ASI di tempat-tempat umum lain, seperti stasiun kereta api, perkantoran di kabupaten dan kota di Sumsel. Penyediaan Pondok ASI itu bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK Sumsel yang di ketuai Eliza Alex Noerdin dan sejumlah dinas terkait.

Sumber :
Meutia Canangkan Pondok ASI (SUARA PEMBARUAN, 19/5/09)

 

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Kamis, 06 Agustus 2020

Dorong RUU PKS, Wujudkan Aturan Terkait Kekerasan Seksual Berperspektif korban (41)

Meski Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) telah dikeluarkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat RI (DPR RI) dari daftar pembahasan…
Siaran Pers, Rabu, 05 Agustus 2020

Kemen PPPA Dorong Pemerintah Daerah Tempatkan Isu Perkawinan Anak Sebagai Isu Prioritas (39)

Pada 2019 terdapat kenaikan jumlah provinsi dengan angka perkawinan anak di atas rata-rata nasional, dari yang semula 20 provinsi di…
Siaran Pers, Rabu, 05 Agustus 2020

Pro dan Kontra RUU PKS, Menteri Bintang: Mari Bersatu Ciptakan Payung Hukum yang Komprehensif  (61)

Jakarta (3/08) – Pembahasan Rancangan Undang-undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) mulai dari konsep, naskah akademik, sampai dapat menjadi rancangan…
Pengumuman, Senin, 03 Agustus 2020

PENDAFTARAN ULANG PESERTA SELEKSI KOMPETENSI BIDANG PADA SELEKSI CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK TAHUN ANGGARAN 2019 (415)

PENDAFTARAN ULANG PESERTA SELEKSI KOMPETENSI BIDANG PADA SELEKSI CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK TAHUN ANGGARAN…
Siaran Pers, Minggu, 02 Agustus 2020

Kemen PPPA Beri Pemenuhan Kebutuhan Spesifik Perempuan dan Anak Korban Bencana Longsor dan Banjir Bandang di Masamba (109)

Masamba (02/8) –Bencana banjir bandang disertai tanah longsor terjadi di wilayah Luwu Utara, Sulawesi Selatan pada 13 Juli 2020. Banjir…