Penguatan Kerjasama Pemberdayaan Perempuan Melalui Forum Duta Besar

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 2221 Kali

Penguatan Kerjasama Pemberdayaan Perempuan Melalui Forum Duta Besar

Jakarta (18/06). Sebagai upaya mempercepat pembangunan isu gender, perempuan dan anak di Indonesia, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI mengadakan acara Forum Duta Besar yang dilaksanakan pada hari Kamis, 18 Juni 2015. Forum tersebut melibatkan Duta Besar dan Diplomat Senior dari 9 (sembilan) negara sahabat. Tercatat, negara yang mengirimkan wakilnya pada Forum tersebut adalah Amerika Serikat, Austria, Belanda, Belgia, Denmark, Finlandia, Kanada, Jepang dan Norwegia.

‘’Forum Duta Besar ini adalah upaya untuk meningkatkan hubungan antara Indonesia dengan negara peserta sekaligus melihat peluang kerjasama di bidang kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak dengan mempertimbangkan keunggulan komparatif masing-masing negara peserta pada isu yang menjadi concern bersama’’ demikian disampaikan Dr. Heru Kasidi, Deputi Menteri Bidang Politik, Sosial dan Hukum dalam sambutan pembukaannya.

Acara yang juga dihadiri oleh para Deputi Menteri, Staff Ahli dan Staf Khusus Menteri ini berlangsung di RR. Lt. 10 Kantor Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Jl. Medan Merdeka Barat No. 15 Jakarta Pusat.

Lebih lanjut, Dr. Heru juga mengatakan bahwa ‘’KPP-PA telah banyak mencapai target pembangunan yang direncanakan dan pencapaian target tersebut tidaklah lepas dari kerjasama stakeholders terkait dan karna itulah kerjasama yang saling menguntungkan akan sangat bermanfaat dalam rangka percepatan pembangunan isu-isu yang menjadi tanggungjawab KPP-PA’’

 

Pada sesi diskusi, seluruh wakil negara sahabat diminta untuk menyampaikan pengalaman negara bersangkutan dan program-program pemberdayaan perempuan baik di negara masing-masing maupun di negara-negara yang menjadi target Official Development Assistance (ODA). Secara umum, para wakil negara sahabat menyampaikan bahwa isu kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak menjadi isu utama dan terintegrasikan pada program-program pembangunan mereka. Lebih khusus, para negara sahabat juga menyampaikan keunggulan komparatif masing-masing pada penanganan isu dimaksud dan menegaskan terbukanya peluang kerjasama antara Indonesia dalam hal ini KPP-PA dengan mereka (Biro Perencanaan KPP-PA)

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Rabu, 12 Agustus 2020

Perempuan dan Anak Terdampak Covid-19 di Serang, Banten Harus Bangkit dari Situasi Sulit (10)

”Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia saat ini, telah menimbulkan berbagai dampak negatif terutama bagi kaum perempuan dan anak sebagai kelompok…
Siaran Pers, Rabu, 12 Agustus 2020

Perempuan Berdaya, Perempuan Setara  (9)

Jakarta (11/08) - Memperkuat ketahanan ekonomi untuk pertumbuhan yang berkualitas merupakan salah satu dari 7 agenda pembangunan lima tahun ke…
Siaran Pers, Rabu, 12 Agustus 2020

Aktivis PATBM Terus Bergerak Aktif Berikan Layanan respon Cepat selama Masa Pandemi Covid-19 (17)

Sejak diinisiasi oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) pada 2016 para aktivis gerakan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis…
Siaran Pers, Rabu, 12 Agustus 2020

Menteri PPPA : Penuhi Hak Anak, Dukung Pemberian Asi Ekslusif (9)

Jakarta (12/08) – 1000 hari pertama anak hingga usia 2 tahun merupakan fase penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak
Siaran Pers, Rabu, 12 Agustus 2020

Sispreneur, Strategi Dukung Perempuan Pelaku UMKM Dalam Masa Pandemi (28)

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga hari ini meluncurkan Kelas Inkubasi Sispreneur yang ditujukan bagi kalangan perempuan…