Menteri PP-PA: Dorong Kepemimpinan Perempuan di Perguruan Tinggi

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 1748 Kali

Menteri Yohana memberikan materi tentang Program Pemerintah Terkait Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Women Leadership Forum .

 

Tangerang (12/6) - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise menghadiri pertemuan Forum Kepemimpinan Perempuan di Institusi Pendidikan Tinggi dan menyampaikan satu topik, yaitu Program Pemerintah Indonesia dalam Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Hotel Novotel pagi ini.

"Perempuan harus berada di posisi pengambilan keputusan karena posisi ini yang akan membawa aspirasi separuh komunitas yang ada di setiap sektor pembangunan termasuk pendidikan", tegas Menteri Yohana. Disamping keberadaan perempuan di posisi pengambilan, mindset (pola pikir) juga diharapkan dapat membawa aspirasi keadilan untuk semua. Untuk itu kemampuan Leadership/kepemimpinan harus ditingkatkan. Agar tujuan tersebut dapat tercapai secara efektif, efisien dan tepat sasaran, strategi pembangunan yang digunakan adalah strategi Pengarusutamaan Gender (PUG), yaitu strategi yang mengintegrasikan perspektif gender dalam pembangunan. PUG ditujukan untuk mewujudkan kesetaraan gender dalam pembangunan, yaitu pembangunan yang lebih adil dan merata baik laki-laki maupun perempuan", sambung Menteri Yohana.

Menteri Yohana juga menambahkan bahwa dalam menilai kemajuan pencapaian perempuan dan laki-laki dalam pembangunan, dapat diukur melalui Gender-related Development Index (GDI) atau Indeks Pembangunan Gender (IPG), yang mengukur tingkat capaiannya berdasarkan tiga variabel, yaitu pendidikan, kesehatan dan ekonomi.

Berdasarkan data tahun 2013, nilai IPG secara nasional adalah 69,57, meningkat dibandingkan 3 tahun yang lalu, yaitu sebesar 67,2. Namun bila di lihat IPG provinsi, akan diperoleh disparitas atau ketimpangan antar satu provinsi dengan provinsi lainnya, seperti IPG D.I Yogyakarta yaitu 74,75 yang relatif lebih tinggi dibandingkan dengan NTB, yaitu 59,07.

Selain itu, untuk melihat keterlibatan dan partisipasi perempuan di wilayah publik, dapat dilihat pada Indeks Pemberdayaan Gender (IDG). Selama tahun 2010-2013, IDG Indonesia juga menunjukkan peningkatan dari 68,2 menjadi 70,64. Sama halnya dengan IPG, disparitas nilai IDG antar provinsi masih tinggi. "Melihat hasil tersebut maka dapat disimpulkan pembangunan dan manfaatnya belum dirasakan secara merata di seluruh Indonesia", lanjut Menteri Yohana.

Forum yang merupakan Program Higher Education Leadership and Management (HELM) dari USAID ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pemikiran dan strategi tentang peningkatan kualitas dan kapasitas perempuan untuk dapat berperan dan berpartisipasi dalam jabatan-jabatan strategis pada perguruan tinggi. "Melalui Forum ini, strategi PUG juga dapat disebarluarkan di kalangan perguruan tinggi, sehingga kalangan akademisi memperoleh pemahaman yang benar dan komprehensif tentang PUG", pungkas Menteri Yohana.

 

Foto Terkait:

Menteri Yohana meresmikan Women Leadership in Indonesian Higher Education Network dengan memukul gong sebagai simbol

 

 

Para peserta forum dengan serius memperhatikan berbagai materi yang disajikan.

Publikasi Lainya

Dokumen Perencanaan, Selasa, 25 Februari 2020

Indikator Kinerja Utama Sekretarian Kementerian PPPA Tahun 2020 (13)

Indikator Kinerja Utama Sekretarian Kementerian PPPA Tahun 2020
Dokumen Kinerja, Selasa, 25 Februari 2020

Laporan Kinerja Sekretariat Kementerian PPPA Tahun 2019 (10)

Laporan Kinerja Sekretariat Kementerian PPPA Tahun 2019
Dokumen Perencanaan, Selasa, 25 Februari 2020

Rencana Strategis Sekretariat Kementerian PPPA 2015-2019 (Revisi) (8)

Rencana Strategis Sekretariat Kementerian PPPA 2015-2019 (Revisi)
Dokumen Perencanaan, Selasa, 25 Februari 2020

Perjanjian Kinerja Sekretariat Kemen PPPA 2020 (12)

Perjanjian Kinerja Sekretariat Kemen PPPA 2020
Siaran Pers, Senin, 24 Februari 2020

Peran Serta Dunia Usaha, Dorong Hak Anak Terpenuhi (81)

Kemen PPPA meresmikan Gerai Starbucks Community Store pertama di Indonesia di Pasar Tanah Abang,