Dukungan Penuh di Bulan Peduli Kanker Payudara

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 1412 Kali

Menteri PP-PA, Linda Gumelar membuka acara “Go Walk Pink Ribbon, Supporting Breast Cancer Awareness”

 

Minggu pagi (19/10), Kota Jakarta telah biasa disibukkan oleh geliat sebagian masyarakatnya sedari subuh. Namun kali ini ada satu hal yang jelas terlihat berbeda dan menarik perhatian. Masyarakat memadati VIP Car Park fX Soedirman, terlihat kompak mengenakan kaos berwarna pink dan bertuliskan “Go Walk Pink Ribbon, Supporting Breast Cancer Awareness”. Kekompakan ini bukan tanpa alasan, seluruh elemen masyarakat, baik perempuan maupun laki-laki, berkumpul untuk memperingati dan mendukung deteksi dini kanker payudara.

Menteri PP dan PA, Linda Amalia Sari, yang kala itu membuka kegiatan ini mengungkapkan, “Bulan oktober adalah bulan peduli kanker payudara, dan disini berbagai elemen masyarakat, serta yayasan-yayasan  menunjukkan kepeduliannya melalui funwalk yang setiap tahunnya dilakukan. Maka saya mewakili pemerintah memberikan apresiasi untuk kegiatan ini. Seperti yang kita ketahui banyak sekali perempuan Indonesia yang sudah terkena kanker payudara,  apabila deteksi dininya ini terus dilakukan, Insya Allah nyawa pun masih bisa diselamatkan, dan hal itu akan memberikan suatu kebahagiaan bagi keluarga, masyarakat, dan lingkungan. Selain itu dari segi biaya pun menjadi tidak mahal apabila deteksi dini dilakukan”.

Ancaman kanker payudara dinilai Linda menjadi ancaman yang cukup serius. Pasalnya kanker payudara kini telah menggeser kanker serviks yang sebelumnya menduduki posisi pertama dari daftar penyakit yang paling banyak diderita oleh kaum perempuan di Indonesia. “Untuk itu deteksi dini sangatlah dibutuhkan, karena jika terlambat artinya sudah di stadium yang tinggi tentu nyawa pun menjadi taruhannya. Kemudian tidak hanya perempuan itu sendiri yang menjadi ketakutan dan sakit, tetapi juga keluarga di sekelilingnya. Selain itu kita juga akan kehilangan usia produktif bagi perempuan Indonesia untuk terus aktif berkarya di berbagai bidang”, tutur Linda.

Oleh karena itu, dukungan yang ditunjukan oleh seluruh elemen masyarakat pada kegiatan “Go Walk Pink Ribbon, Supporting Breast Cancer Awareness” pun menjadi sangat berarti. Veronica Basuki Tjahaja Purnama, selaku Ketua Yayasan Kanker Indonesia pun turut hadir memberikan dukungan penuhnya pada para penderita kanker payudara di Indonesia. Selain itu, komitmen pihak swasta pun turut dibuktikan pada acara ini. Skechers Indonesia yang menjadi sponsor utama menunjukkan kepeduliannya dengan menyediakan beberapa jenis sepatu khusus breast cancer edition yakni Skechers Go Walk dan Go Run. Tidak hanya berhenti pada titik itu saja, Skechers Indonesia pun akan mendonasikan sebesar Rp 10.000 pada setiap penjualan sepatu khusus breast cancer edition. Donasi ini akan diserahkan pihak Skechers Indonesia kepada Yayasan Kesehatan Payudara Jakarta (YKPJ). [ans]

 

Foto Terkait:

 

Linda Gumelar dan Veronica Basuki Tjahaja Purnama melepas peserta Go Walk Pink Ribbon, Supporting Breast Cancer Awareness”

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Sabtu, 21 September 2019

PPT KTPA Bentuk Negara Hadir Lindungi Perempuan dan Anak (37)

Pusat Pelayanan Terpadu Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak (PPT KTPA) RSUD Beriman Balikpapan yang berdiri sejak Februari 2019 memberikan penanganan…
Siaran Pers, Sabtu, 21 September 2019

Teman Sebaya Dukung Sekolah Ramah Anak (45)

Teman Sebaya berperan besar dalam mendorong terwujudnya Sekolah Ramah Anak (SRA).
Siaran Pers, Sabtu, 21 September 2019

Ayo ke PUSPAGA, Demi Keluarga Berkualitas! (36)

Menjadi orang tua di zaman sekarang memiliki tantangan yang lebih berat daripada menjadi orang tua di zaman dahulu.
Siaran Pers, Jumat, 20 September 2019

Komitmen Pimpinan Pusat Dan Daerah Pacu Pembangunan Pppa (65)

Kepulauan Seribu (19/09) – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) melakukan Rapat Evaluasi Pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan…
Siaran Pers, Jumat, 20 September 2019

Kab.Sleman Berlari Menuju KLA (84)

"Kabupaten Sleman hingga sekarang terus berlari menuju Kabupaten Layak Anak (KLA)"