70% Penderita Kanker Telat Mengetahui Penyakitnya

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 1136 Kali

Pemeriksaan Mamografi Gratis Kepada Mitra Kerja KemenPPPA yang tergabung pada Forum Wartawan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Fortapena) (27/9)

 

"Di Indonesia, 70% penderita kanker payudara, baru datang ke Rumah Sakit pada stadium lanjut dan hal ini jelas sudah sangat berbahaya bagi dirinya." Jelas dr. Martha RM pada saat memberikan sosialisasi deteksi dini kanker payudara pada pagi ini. Saat ini, kanker payudara merupakan jenis kanker no.2 yang paling banyak ditemui di Indonesia. Kurangnya kesadaran dan pengetahuan tentang kanker payudara menjadi penyebab utama telatnya penderita kanker datang ke rumah sakit dan melakukan pengobatan.

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) bekerjasama dengan Yayasan Kesehatan Payudara Jakarta  (YKPJ) dan RS Dharmais memberikan Sosialisasi Deteksi Dini Kanker Payudara dan Pemeriksaan Mamografi Gratis di Kediaman Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Linda Amalia Sari Gumelar, Jl. Panglima Polim III No.146 (27/9). Sosialisasi yang dihadiri oleh mitra kerja KemenPPPA yang tergabung dalam Forum Wartawan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Fortapena) ini, dilakukan sebagai upaya untuk memberikan kesadaran tentang pentingnya pengetahuan dan deteksi dini dari kanker payudara di masyarakat.

Pada kesempatan ini, dr. Martha menjelaskan kanker dapat disembuhkan bila dideteksi dini dan mendapatkan pengobatan yang tepat. Bila menemukan gejala-gejala yang tidak normal seperti benjolan pada payudara, keluar cairan abnormal dari puting susu, perubahan bentuk pada payudara, terdapat luka yang lama sembuh di payudara atau puting susu tertarik ke dalam, maka gejala-gejala tersebut patut dicurigai.

Pemeriksaan dengan Mamografi dan USG Mammae merupakan pemeriksaan lanjutan untuk melengkapi pemeriksaan dokter terhadap kecurigaan tumor/kanker pada payudara. "Hasil dari mamografi/USG mammae ini dapat menggambarkan adanya suatu keganasan dari tumor." pungkas dr. Martha. (HM)

 

Dokter menjelaskan cara kerja mesin melalui pemeriksaan mamografi gratis kepada pasien

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Selasa, 17 September 2019

PPT Seruni dan Forum Anak, Senjata Pemda Kota Semarang dalam melindungi anak (28)

Selama ini kita tidak pernah merasa kesulitan bertemu dengan Pak Wali Kota.
Siaran Pers, Senin, 16 September 2019

Ini Rahasia SMPN 33 Semarang menjadi Sekolah Ramah Anak (34)

Mas Alfiansyah, apa sih tugas kamu sebagai agen perubahan di sekolah ini?" tanya Wali Kota Semarang
Siaran Pers, Senin, 16 September 2019

DPR RI Sahkan Batas Usia Perkawinan Jadi 19 Tahun (450)

Jakarta (16/09) – Pemerintah bersama Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) sebagai Lembaga Legislasi telah membuat sejarah bagi Bangsa dan…
Siaran Pers, Senin, 16 September 2019

Industri Rumahan sebagai Percontohan Pembangunan Ekonomi Perempuan (114)

Bali (16/09) – Perekonomian Indonesia sebagian besar didukung oleh Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berkontribusi terhadap Produk Domestik…
Siaran Pers, Senin, 16 September 2019

Raih Kategori Nindya, 3 Kab/Kota ini Jadi Tuan Rumah Media Trip KLA 2019 (96)

Kota Semarang, Kabupaten Sleman, dan Kota Balikpapan terpilih menjadi tuan rumah Media Trip Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) 2019