70% Penderita Kanker Telat Mengetahui Penyakitnya

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 1469 Kali

Pemeriksaan Mamografi Gratis Kepada Mitra Kerja KemenPPPA yang tergabung pada Forum Wartawan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Fortapena) (27/9)

 

"Di Indonesia, 70% penderita kanker payudara, baru datang ke Rumah Sakit pada stadium lanjut dan hal ini jelas sudah sangat berbahaya bagi dirinya." Jelas dr. Martha RM pada saat memberikan sosialisasi deteksi dini kanker payudara pada pagi ini. Saat ini, kanker payudara merupakan jenis kanker no.2 yang paling banyak ditemui di Indonesia. Kurangnya kesadaran dan pengetahuan tentang kanker payudara menjadi penyebab utama telatnya penderita kanker datang ke rumah sakit dan melakukan pengobatan.

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) bekerjasama dengan Yayasan Kesehatan Payudara Jakarta  (YKPJ) dan RS Dharmais memberikan Sosialisasi Deteksi Dini Kanker Payudara dan Pemeriksaan Mamografi Gratis di Kediaman Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Linda Amalia Sari Gumelar, Jl. Panglima Polim III No.146 (27/9). Sosialisasi yang dihadiri oleh mitra kerja KemenPPPA yang tergabung dalam Forum Wartawan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Fortapena) ini, dilakukan sebagai upaya untuk memberikan kesadaran tentang pentingnya pengetahuan dan deteksi dini dari kanker payudara di masyarakat.

Pada kesempatan ini, dr. Martha menjelaskan kanker dapat disembuhkan bila dideteksi dini dan mendapatkan pengobatan yang tepat. Bila menemukan gejala-gejala yang tidak normal seperti benjolan pada payudara, keluar cairan abnormal dari puting susu, perubahan bentuk pada payudara, terdapat luka yang lama sembuh di payudara atau puting susu tertarik ke dalam, maka gejala-gejala tersebut patut dicurigai.

Pemeriksaan dengan Mamografi dan USG Mammae merupakan pemeriksaan lanjutan untuk melengkapi pemeriksaan dokter terhadap kecurigaan tumor/kanker pada payudara. "Hasil dari mamografi/USG mammae ini dapat menggambarkan adanya suatu keganasan dari tumor." pungkas dr. Martha. (HM)

 

Dokter menjelaskan cara kerja mesin melalui pemeriksaan mamografi gratis kepada pasien

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Selasa, 11 Agustus 2020

Dukung Peningkatan Layanan Unit PPA POLRI, Menteri Bintang Ingatkan Pelayanan Berperspektif Korban (7)

Permasalahan perempuan dan anak merupakan permasalahan multi sektoral, sehingga layanan perempuan dan anak korban kekerasan harus diberikan secara komprehensif dan…
Siaran Pers, Selasa, 11 Agustus 2020

Menteri PPPA : Ajak Anak Praktikkan Nilai Pancasila dalam kehidupan Nyata (78)

Di tengah arus globalisasi yang kuat, ancaman intoleransi dan perpecahan, ideologi militan, serta ketidakadilan menjadikan tantangan tersendiri dalam menanamkan nilai-nilai…
Siaran Pers, Senin, 10 Agustus 2020

Optimalisasi Layanan JDIH, Kemen PPPA Sediakan Kemudahan Akses Produk Hukum terkait PPPA (91)

Jakarta (10/08) – Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) merupakan suatu sistem pemanfaatan bersama peraturan perundang-undangan dan bahan dokumentasi hukum…
Siaran Pers, Jumat, 07 Agustus 2020

Menteri PPPA: Perkawinan Anak Harus Dihentikan! (80)

Perkawinan bukanlah sekadar romantisme belaka
Siaran Pers, Kamis, 06 Agustus 2020

Menteri Bintang: Pengesahan RUU PKS Tidak Dapat Ditunda Lagi (62)

Jakarta (6/08) – Keputusan DPR RI untuk mengeluarkan Rancangan Undang-undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) dari daftar Program Legislasi Nasional…