Segudang Prestasi, Kreasi dan Inovasi ada di Forum Anak Nasional 2013

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 2242 Kali

 

Setiap tanggal 23 Juli, kita memperingati Hari Anak Nasional. Sebagai bentuk peringatan tersebut, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPP-PA) Republik Indonesia secara reguler sejak tahun 2005 telah mengembangkan kebijakan partisipasi anak, dimana salah satu program kebijakan partisipasi anak tersebut adalah kegiatan Forum Anak Nasional (FAN).

2013, Yogyakarta terpilih menjadi tuan rumah FAN. Selain dikenal sebagai kota pelajar dan pendidikan, Yogyakarta yang kaya akan budaya tampaknya memang tepat sebagai tuan rumah pada pertemuan FAN 2013 yang mengangkat tema Nasionalisme, Kebhinekaan, dan Persaudaraan ini. Berkumpulnya anak-anak dari berbagai daerah di Indonesia ini menjadikan Yogyakarta seperti miniatur Indonesia yang beragam dan didasari rasa kekeluargaan dan persaudaraan.

Kegiatan yang diselenggarakan dari tanggal 22 - 26 Juni 2013 di Hotel Eden II Kaliurang ini, dibuka langsung oleh Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Linda Amalia Sari Gumelar. "FAN menjadi penting dan relevan karena dinamika pembangunan di bidang ekonomi yang dipercepat dengan adanya globalisasi dan kemajuan teknologi komunikasi informasi, seperti mensosialisasikan informasi terkini terkait kebijakan-kebijakan pemerintah yang sedang “trend”, seperti tentang kebijakan pemerintah mengenai kenaikan BBM bersubsidi dan kompensasinya terhadap masyarakat." ujar Linda Gumelar saat membuka forum anak ini (23/6).

Forum ini diharapkan dapat merumuskan suatu pola/mekanisme pengembangan partisipasi anak. Selain itu, Badan  Pemberdayaan Perempuan dan Masyarakat dapat berperan sebagai focal point untuk mengkoordinasikan dan memfasilitasi pelaksanaan Konvensi Hak Anak (KHA) termasuk memfasilitasi kegiatan pengembangan partisipasi anak tersebut. "Saya berharap forum ini dapat menampung segala bentuk partisipasi dan aspirasi anak serta dapat berfungsi sebagai wahana penyaluran bakat, minat sekaligus sebagai ajang berkreasi dan rekreasi yang menyenangkan bagi anak.", lanjut Linda.

Berbagai kegiatan yang telah disusun sebagai rangkaian Forum Anak Nasional ini sangatlah menarik seperti diskusi, kunjungan ke Akademi Angkatan Udara dan Museum Dirgantara, penanaman pohon di lereng Merapi, workshop tentang wawasan kebangsaan di Kampung Dolanan Pandes Bantul dan Taman Pintar, kunjungan ke jumpa tokoh legislasi dengan DPD RI/Senator dan Rekso Dyah Utami/PPT Perempuan dan Anak, kunjungan ke Panti Asuhan Yayasan Sayap Ibu dan Panti Rehabilitasi Yakkum, pembekalan dan pembelajaran kebencanaan, serta aksi budaya dari 33 provinsi di Indonesia sekaligus pelantikan Sahabat Anak. Selain berbagai kegiatan yang menarik, dihadirkan pula beberapa narasumber yang cukup berkompeten dalam memberikan materi seperti Taufik Hidayat, Komisioner Bawaslu, BNN dan BNPB.

Pada kesempatan ini, Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Linda Amalia Sari Gumelar menyampaikan penghargaan dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Andi Citradela Mustikasari, siswi kelas X Kesatuan Bangsa, dan Gama Tando Elchusna sebagai penerima medali emas pada ajang International Young Inventor Project Olympiad yang diselenggarakan di Tbilisi, Georgia, 25 - 27 April lalu. [HM]

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Jumat, 07 Agustus 2020

Menteri PPPA: Perkawinan Anak Harus Dihentikan! (7)

Perkawinan bukanlah sekadar romantisme belaka
Siaran Pers, Kamis, 06 Agustus 2020

Menteri Bintang: Pengesahan RUU PKS Tidak Dapat Ditunda Lagi (16)

Jakarta (6/08) – Keputusan DPR RI untuk mengeluarkan Rancangan Undang-undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) dari daftar Program Legislasi Nasional…
Siaran Pers, Jumat, 07 Agustus 2020

Perempuan Setara, Perempuan Merdeka (59)

Jakarta (07/8) – Menteri PPPA Bintang Puspayoga meyakini jika peran perempuan dalam rangka mengisi kemerdekaan dan pembangunan sangat dibutuhkan.
Siaran Pers, Jumat, 07 Agustus 2020

Lindungi Korban dan Tindak Tegas Pelaku Kekerasan Seksual, Kemen PPPA Dorong Pembahasan RUU PKS yang Komprehensif (83)

“Saat ini, kasus kekerasan seksual terus meningkat dengan bentuk dan pola yang semakin beragam. Kekerasan seksual sudah masuk dalam tahap…
Siaran Pers, Kamis, 06 Agustus 2020

Dorong RUU PKS, Wujudkan Aturan Terkait Kekerasan Seksual Berperspektif korban (82)

Meski Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) telah dikeluarkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat RI (DPR RI) dari daftar pembahasan…