Mahkamah Agung Peduli Perempuan dan Anak

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 1042 Kali

Penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Meneg PP - PA, Linda Amalia Sari Gumelar
dengan Ketua Mahkamah Agung, Dr. Muhammad Hatta Ali, SH, MH

Jakarta (27/4), Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Linda Amalia Sari Gumelar menandatangani kesepakatan bersama tentang Penguatan Kelembagaan Pengarusutamaan Gender dan Peningkatan Pemenuhan Hak Anak dengan Ketua Mahkamah Agung, Dr. Muhammad Hatta Ali, SH, MH di kantor Mahkamah Agung.

"Saya sangat mengapresiasi atas kesediaan Mahkamah Agung untuk mengadakan penandatanganan kesepakatan bersama dengan KPP-PA dalam rangka membangun sinergi kebijakan dan program pembangunan bidang hukum dan hak asasi manusia terkait dengan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak" sambut Linda Gumelar saat membuka kegiatan Penandatanganan ini.

Kerjasama yang tertuang dalam Kesepakatan Bersama ini merupakan perwujudan keadilan gender di bidang hukum. Berdasarkan pada data yang diberikan oleh POLRI, masih banyak kasus yang terjadi di lingkungan masyarakat terkait pada perempuan dan anak sebagai korban. Seperti, kasus anak bermasalah dengan hukum dari 2007 - 2009 mengalami peningkatan, semula berjumlah 3.145 kasus di tahun 2007, 3.380 kasus di tahun 2008 dan 4.213 kasus di tahun 2009. Untuk kasus KDRT sendiri, kebanyakan dari korban adalah perempuan dan anak sedangkan banyak hasil putusan pengadilan berakibat hilangnya hak-hak ekonomi dan sosial. Selain itu, masih banyaknya produk peraturan perundang-undangan yang bias gender dan diskriminatif yang merugikan perempuan.

Sebagaimana diamanatkan dalam UU No. 17 tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2005 - 2025, KPP - PA telah bekerja sama dengan 28 Kementerian/Lembaga termasuk MA untuk menurunkan tindak kekerasan, eksploitasi, dan diskriminasi terhadap perempuan dan anak, meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan anak. Sehingga jelas, adanya kerjasama ini sebagai tindak lanjut dari amanat tersebut untuk mewujudkan hasil-hasil pembangunan yang berkeadilan gender dan peduli anak, mengingat Mahkamah Agung merupakan lembaga penegak hukum,

"Saya sangat mendukung dengan terselenggaranya kegiatan ini, dan akan menunggu tindak lanjutnya sebagai hasil dari kesepakatan bersama", tegas Hatta Ali.(HM)

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Selasa, 17 September 2019

PPT Seruni dan Forum Anak, Senjata Pemda Kota Semarang dalam melindungi anak (28)

Selama ini kita tidak pernah merasa kesulitan bertemu dengan Pak Wali Kota.
Siaran Pers, Senin, 16 September 2019

Ini Rahasia SMPN 33 Semarang menjadi Sekolah Ramah Anak (34)

Mas Alfiansyah, apa sih tugas kamu sebagai agen perubahan di sekolah ini?" tanya Wali Kota Semarang
Siaran Pers, Senin, 16 September 2019

DPR RI Sahkan Batas Usia Perkawinan Jadi 19 Tahun (449)

Jakarta (16/09) – Pemerintah bersama Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) sebagai Lembaga Legislasi telah membuat sejarah bagi Bangsa dan…
Siaran Pers, Senin, 16 September 2019

Industri Rumahan sebagai Percontohan Pembangunan Ekonomi Perempuan (114)

Bali (16/09) – Perekonomian Indonesia sebagian besar didukung oleh Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berkontribusi terhadap Produk Domestik…
Siaran Pers, Senin, 16 September 2019

Raih Kategori Nindya, 3 Kab/Kota ini Jadi Tuan Rumah Media Trip KLA 2019 (96)

Kota Semarang, Kabupaten Sleman, dan Kota Balikpapan terpilih menjadi tuan rumah Media Trip Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) 2019