Kongres Orang Tua Anak Spesial dimulai

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 2455 Kali

Jakarta (ANTARA) - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Amalia Sari Gumelar membuka Kongres Orang Tua Anak Spesial Indonesia yang akan berlangsung 28 hingga 29 Oktober 2011 di Wisma Handayani, Jakarta Selatan.

"Kongres ini adalah media untuk bertemunya para orang tua yang dianugerahi anak-anak spesial yang memiliki kebutuhan khusus," kata Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Amalia Sari Gumelar usai membuka kongres itu.

Linda berharap melalui kongres tersebut para orang tua bisa menyampaikan harapan dan cita-citanya untuk masa depan putra-putri yang lebih baik. Pemerintah,menurutnya, memerlukan dukungan para orang tua dan juga peran swasta terkait anak-anak berkebutuhan khusus.

"Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, perlu dukungan orang tua dan peran swasta dalam menghadapi persoalan anak berkebutuhan khusus," katanya.

Menteri juga berharap di masa mendatang data anak berkebutuhan khusus bisa dipersiapkan dengan baik.

"Dengan adanya data yang akurat maka langkah pemerintah untuk menghadapi masalah anak berkebutuhan khusus bisa lebih baik dan tepat sasaran," katanya.

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak siap untuk memfasilitasi aspirasi para orang tua melalui tanggung jawab sosial (CSR) perusahaan atau dunia swasta.

Peserta Kongres Orang Tua Anak Spesial datang dari 33 kota di seluruh Indonesia dimana 70 persennya merupakan orang tua yang dianugerahi anak berkebutuhan khusus. Anak berkebutuhan khusus dimaksud di antaranya penyandang autis, kesulitan belajar, down syndrome, cerebal palsy, dan tuna rungu.

Selain Linda Amalia Sari Gumelar, hadir juga dalam acara tersebut Anggota DPRD DKI Jakarta yang juga dianugerahi anak dengan kebutuhan khusus yakni Wanda Hamidah. (W004)


(sumber: www.antaranews.com)

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Kamis, 20 Februari 2020

Fungsi Ditambah, DPR RI Dorong Tambahan Anggaran Kemen PPPA (46)

Dalam Rapat Kabinet Terbatas (Ratas) yang dilaksanakan pada 9 Januari 2020 lalu, Presiden Joko Widodo telah mengamanahkan untuk menambah fungsi…
Siaran Pers, Selasa, 18 Februari 2020

Kasus Eksploitasi Seksual dan Perdagangan Anak Melalui Media Online Mengkhawatirkan, Menteri PPPA Angkat Suara (121)

Menanggapi maraknya kasus eksploitasi seksual dan perdagangan anak dengan modus iming-iming pekerjaan bergaji tinggi melalui aplikasi media sosial, Menteri Pemberdayaan…
Buku, Senin, 17 Februari 2020

Indeks Komposit Kesejahteraan Anak 2018 (40)

Indeks Komposit Kesejahteraan Anak 2018
Buku, Senin, 17 Februari 2020

Indeks Komposit Kesejahteraan Anak 2017 (20)

Indeks Komposit Kesejahteraan Anak 2017
Buku, Senin, 17 Februari 2020

Indeks Komposit Kesejahteraan Anak 2017 (18)

Indeks Komposit Kesejahteraan Anak Kabupaten/Kota 2017