ANAK CERDAS TIDAK SELALU DILIHAT DARI TINGGINYA IQ

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 1159 Kali



Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak KPP & PA, Wahyu Hartomo memberikan hadiah kepada pemenang Jagoan Cerdas Indonesia 2011 di Jakarta (11/3).
Foto: Anthony Firdaus / Humas Meneg PP & PA


Anak cerdas tidak hanya memiliki Intelligence Quotient (IQ) diatas rata-rata, tapi juga memiliki motofasi dan rasa kreatifitas yang tinggi. Selain itu, anak cerdas juga mampu ,enyelesaikan masalah atau tugas.

Ciri anak cerdas berbeda dengan anak berbakat. Anak berbakat - anak yang memiliki keahlian serta keterampilan di suatu bidang, misalnya pintar menggambar, bercerita, menari, bermusik, menulis dan bakat lainnya.

Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak KPP & PA, yang juga menjadi anggota juri, Wahyu Hartomo, ajang pemilihan Jagoan Cerdas Indonesia 2011 baru pertama kali diadakan di Indonesia. Ajang ini disebutnya, sangat relevan dengan tugas Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang mendukung tumbuh kembang setiap anak.

Yang jelas, dari ajang ini akan dibuatkan jaringan anak berbakat agar eksistensi mereka dan bakat yang dimiliki 30 finalis tetap terpantau, ujar Wahyu Hartomo. (AF)

 

 

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Jumat, 20 September 2019

Komitmen Pimpinan Pusat Dan Daerah Pacu Pembangunan Pppa (46)

Kepulauan Seribu (19/09) – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) melakukan Rapat Evaluasi Pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan…
Siaran Pers, Jumat, 20 September 2019

Kab.Sleman Berlari Menuju KLA (64)

"Kabupaten Sleman hingga sekarang terus berlari menuju Kabupaten Layak Anak (KLA)"
Siaran Pers, Kamis, 19 September 2019

Nextgen Networking, Wadah Jejaring Mahasiswa Peduli Perlindungan Anak (40)

Jakarta (19/09) – Staf Khusus Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Wilayah Barat, Albaet Pikri
Siaran Pers, Kamis, 19 September 2019

Didik dan Lindungi Anak adalah Kepuasan Batin (62)

Anak itu, akan menjadi apa nantinya ya tergantung orang tua mereka"
Siaran Pers, Kamis, 19 September 2019

INDONESIA MILIKI 117 PUSPAGA SEBAGAI UNIT LAYANAN PENCEGAHAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (249)

Sejak diinisiasi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) pada tahun 2016, Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) hingga tahun ini…