KPPPA Dukung Pencapaian Sustainable Development Goals melalui Goal 5 Gender Equity

  • Dipublikasikan Pada : Kamis, 08 September 2016
  • Dibaca : 12153 Kali
...

Bulan September 2015 menandai kesepakatan dunia untuk program pembangunan yaitu “Transforming Our World: The 2030 Agenda for Sustainable Development” atau “Mengalihrupakan Dunia Kita: Agenda Tahun 2030. Dalam kesepakatan itu, ditetapkan Sustainable Development Goals atau SDGs, yang terdiri dari 17 gol, misi-misi ini diarahkan untuk menyelesaikan masalah dunia  mulai dari pemberantasan kemiskinan dan kelaparan, penyediaan air bersih dan sanitasi, sampai pelestarian lingkungan. Salah satu bagian yang harus dicapai dan menjadi ukuran keberhasilan dari suatu negara adalah Goal ke 5 yaitu Gender Equity yang didalamnya terdiri dari yaitu kesetaraan antara laki-laki dan perempuan dalam usia harapan hidup, pendidikan, jumlah pendapatan, serta GEM (Gender Empowerment Measure), yang mengukur kesetaraan dalam partisipasi politik dan beberapa sektor lainnya. Memiliki kesataran pendapatan, menerima pendidikan yang sama, atau proporsi yang aktif dalam politik sama-sama 20 persen, maka angka GDI (Gender Development Index), dan GEM adalah 1, atau telah terjadi ”perfect equality”. Konsep kesetaraan kuantitatif (50/50) inilah yang diidealkan oleh UNDP (United Nations Development Programme), sehingga mengharapkan seluruh negara di dunia dapat mencapai kesetaraan yang demikian.

KPPPA sebagai penggiat negara untuk pencapaian kesetaraan gender, terus meningkatkan perannya mengintegrasikan kesetaraan gender ke dalam program pembangunan nasional. Peran KPPPA diwujudkan dalam bentuk kebijakan pengintegrasian gender ke dalam kebijakan, program dan kegiatan pembangunan nasional dan daerah. Untuk itu, kegiatan-kegiatan untuk mendukung Nawacita terus ditingkatkan. Penguatan kelembagaan dilakukan dengan peningkatan kemampuan SDM bantuan fasilitas  untuk pelayanan dan perbaikan system operasional serta penyiapan data yang lebih baik.

Pada sisi masyarakat yang merupakan  bagian dari komponen good governance juga terus digiatkan, dengan membawa berbagai organisasi masyarakat ke dalam urusan pokok pemberdayaan perempuan, kesetaraan gender dan perlindungan anak. Pelatihan Kepemimpinan Perempuan Potensial digiatkan untuk meningkatkan jumlah perempuan Kepala Daerah. Upaya ini sangat strategis untuk membawa lebih jauh kemajuan peremuan sampai kekar rumput. Kemampuan perempuan dibidang ekonomi didorong lebih jauh dengan Industri Rumahan yang juga melibatkan banyak organisasi masyarakat sebagai pendamping usaha. Untuk terus meningkatkan pemahaman masyarakat, KPPPA bekerja sama dengan PT Keagamaan Islam untuk mengintegrasikan gender kedalam kurikulum yang akan menjadikan lulusannya  pembawa nilai dan norma yang berkeadilan ke masyarakat. Peran laki-laki untuk mendukung kemajuan perempuan juga diangkat menjadi upaya unggulan sebagai dukungan terhadap peran Presiden sebagai Duta untuk program HeforShe yang dicanangkan oleh PBB.

Perlindungan perempuan menjadi salah satu prioritas program termask pemberantasan perdaganan orang. Sementara itu kerjasama dengan Kementerian lain dan Pemerintah  Daerah terus ditingkatkan dan eksistensi kelembagaan di daerah terus dijaga. Salah satu target yang dicanangkan oleh Menteri PP dan PA, menjadikan Indonesia sebagai Planet 50:50 pada tahun 2030 dan menjadikan periode 2015-2030 menjadi era kemajuan pesat perempuan sebagai pemimpin dan pembawa kesejahteraan dan perdamaian dunia. 

Publikasi Lainya

Pengumuman, Senin, 03 Agustus 2020

PENDAFTARAN ULANG PESERTA SELEKSI KOMPETENSI BIDANG PADA SELEKSI CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK TAHUN ANGGARAN 2019 (271)

PENDAFTARAN ULANG PESERTA SELEKSI KOMPETENSI BIDANG PADA SELEKSI CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK TAHUN ANGGARAN…
Siaran Pers, Minggu, 02 Agustus 2020

Kemen PPPA Beri Pemenuhan Kebutuhan Spesifik Perempuan dan Anak Korban Bencana Longsor dan Banjir Bandang di Masamba (83)

Masamba (02/8) –Bencana banjir bandang disertai tanah longsor terjadi di wilayah Luwu Utara, Sulawesi Selatan pada 13 Juli 2020. Banjir…
Siaran Pers, Kamis, 30 Juli 2020

Hari Dunia Anti Perdagangan Orang, Menteri Bintang: Lawan dan Akhiri Segala Bentuk Perdagangan Orang (82)

Jakarta (30/07) – Dalam rangka peringatan Hari Dunia Anti Perdagangan Orang, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga mengajak…
Siaran Pers, Rabu, 29 Juli 2020

Berantas Perdagangan Orang dengan Modus Eksploitasi Seksual di Media Daring, Kemen PPPA : Kenali Modusnya dan Pahami Perkembangan Teknologi (89)

Munculnya pemberitaan terkait kasus perdagangan orang dengan modus eksploitasi seksual anak di media daring (online) terhadap 305 anak yang dilakukan…
Siaran Pers, Rabu, 29 Juli 2020

Hilangkan Rasa Malu, Maksimalkan Pendampingan dan Perlindungan ABK Terhadap Covid-19 (75)

Orangtua yang memiliki anak berkebutuhan khusus sebaiknya menghilangkan perasaan malu karena dapat menjadi kendala utama dalam pemenuhan kebutuhan dan perlindungan…