Peluncuran Buku oleh KPPPA Guna Mengatasi Kesenjangan Ekonomi dan Kekerasan pada Perempuan & Anak

  • Dipublikasikan Pada : Senin, 05 Desember 2016
  • Dibaca : 5065 Kali
...

Pengetahuan mengenai pemberdayaan perempuan, perlindungan perempuan dan anak dari kekerasan, menumbuhkan potensi masyarakat terutama perempuan dalam proses pembangunan, serta menghilangkan kesenjangan ekonomi, masih sangat diperlukan bagi masyarakat Indonesia.

Untuk mendukung hal tersebut KPPPA, BPS, dan tim pakar pada awal Desember lalu meluncurkan Indeks Ketahanan Keluarga serta Komposit Kesejahteraan Anak (IKKA) untuk mengukur tingkat pemenuhan kebutuhan anak dan menghindari resiko kekerasan pada anak. Dan beberapa buku yang telah diluncurkan yaitu, Pembangunan ketahanan keluarga 2016, Indeks komposit kejahteraan anak, Pembangunan manusia berbasis gender 2016, Potret Ketimpangan Gender dalam Ekonomi, Profil Perempuan Indonesia 2011 – 2015, dan Profil Anak Indonesia 2015.

Dari buku-buku tersebut, terdapat 2 buku kesetaraan gender yang diluncurkan yaitu Pembangunan manusia berbasis gender 2016 dan Protret Ketimpangan Gender dalam Ekonomi. Buku Pembangunan manusia berbasis gender 2016 berisi data dan ulasan tentang perkembangan pencapaian dua indeks komposit yaitu indeks pembangunan gender (IPG) yang menggambarkan kesenjangan pencapaian pembangunan manusia antara laki-laki dan perempuan. Dan indeks Pemberdayaan Gender (IDG) yang mengukur partisipasi aktif laki-laki dan perempuan pada kegiatan ekonomi, politik dan pengambilan keputusan.

Buku kedua yang berjudul potret ketimpangan gender dalam ekonomi berisi mengenai gambaran ketimpangan gender dalam ekonomi di Indonesia tahun 2015. Informasi yang disajikan mencakup berbagai aspek, antara lain terhadap sumber daya ekonomi, akses dan kondisi pasar tenaga kerja, keterlibatan perempuan dalam dunia usaha, dan rekonsiliasi antara bekerja dan tanggung jawab keluarga.

Dari peluncuran buku-buku kesetaraan gender ini diharapkan dapat mempermudah KPPPA ataupun stakeholder lain dalam membuat program sehingga dapat memberdayakan perempuan dan mengakhiri kesenjangan ekonomi. Dan juga sebagai evaluasi terkait pencapaian kualitas hidup penduduk, juga kemajuan partisipasi perempuan dalam politik

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Jumat, 07 Agustus 2020

Menteri PPPA: Perkawinan Anak Harus Dihentikan! (1)

Perkawinan bukanlah sekadar romantisme belaka
Siaran Pers, Kamis, 06 Agustus 2020

Menteri Bintang: Pengesahan RUU PKS Tidak Dapat Ditunda Lagi (15)

Jakarta (6/08) – Keputusan DPR RI untuk mengeluarkan Rancangan Undang-undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) dari daftar Program Legislasi Nasional…
Siaran Pers, Jumat, 07 Agustus 2020

Perempuan Setara, Perempuan Merdeka (56)

Jakarta (07/8) – Menteri PPPA Bintang Puspayoga meyakini jika peran perempuan dalam rangka mengisi kemerdekaan dan pembangunan sangat dibutuhkan.
Siaran Pers, Jumat, 07 Agustus 2020

Lindungi Korban dan Tindak Tegas Pelaku Kekerasan Seksual, Kemen PPPA Dorong Pembahasan RUU PKS yang Komprehensif (81)

“Saat ini, kasus kekerasan seksual terus meningkat dengan bentuk dan pola yang semakin beragam. Kekerasan seksual sudah masuk dalam tahap…
Siaran Pers, Kamis, 06 Agustus 2020

Dorong RUU PKS, Wujudkan Aturan Terkait Kekerasan Seksual Berperspektif korban (82)

Meski Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) telah dikeluarkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat RI (DPR RI) dari daftar pembahasan…