KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN
PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK
REPUBLIK INDONESIA

Pentingnya Keadilan dan Kesetaraan Gender di Indonesia

  • Dipublikasikan Pada : Kamis, 23 Maret 2017
  • Dibaca : 5429 Kali
...

Indonesia telah meratifikasi Konvensi Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi terhadap Perempuan atau Convention on the Elimination of All Forms of Discrimination against Women (CEDAW) sejak 22 tahun lalu, melalui Undang-undang No. 7 tahun 1984 (UU No. 7/1984). Dalam perjalanan pelaksanaan CEDAW pemerintah Indonesia menyadari masih kuatnya diskriminasi terhadap perempuan di segala bidang pembangunan. Disksriminasi ini mengancam pencapaian keadilan dan kesetaraan gender di Indonesia.

Pada tahun 2000 Presiden RI, Abdurahman Wahid, mengeluarkan Instruksi Presiden No. 9 tahun 2000 tentang Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan (Inpres PUG). Harapannya pembangunan nasional akan mengintegrasikan perspektif gender sejak proses perencanaan, penyusunan, pelaksanaan, pemantauan, hingga evaluasi serta pemanfaatan hasil-hasilnya.

Untuk memperkuat payung hukum Pengarusutamaan Gender, maka tahun 2006 Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) menyusun draft Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Pengarusutamaan Gender

Dari aspek filosifis, Pancasila sebagai falsafah Negara merupakan landasan filosofis pentingnya UU KKG, terutama Sila Kedua Pancasila “Kemanusiaan yang adil dan beradab” dan Sila Kelima Pancasila “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”. Dalam Sila Kemanusiaan yang adil dan beradab terkandung makna bahwa keadilan belaku bagi setiap manusia

Di sisi lain, Pemerintah Indonesia telah menandatangani dokumen kesepakatan global tentang Sustainable Development Goals (SDG) atau istilah resmi pemerintah adalah Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) , yang terdiri dari 17 Tujuan (Goal) dan 169 sasaran (target). Dalam TPB tersebut terdapat satu tujuan, untuk : Mencapai Kesetaraan Gender serta Memberdayakan semua Perempuan dan Anak Perempuan.

Tujuan 5 SDG tentang Mencapai kesetaraan gender serta memberdayakan semua perempuan dan anak perempuan, memiliki 5 target yaitu :

  1. Mengakhiri segala bentuk diskriminasi
  2. Menghapuskan segala bentuk kekerasan
  3. Menghapuskan semua praktek-praktek yang membahayakan
  4. Menyadari dan menghargai pelayanan dan pekerjaan
  5. Memastikan bahwa semua perempuan dapat berpartisipasi penuh dalam kehidupan berpolitik, sosial dan ekonomi.

Visi dari ke 5 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan ini sesuai dengan proses dan upaya mewujudkan kesetaraan dan keadilan Gender yang tengah berjalan di Indonesia.

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Jumat, 08 Juni 2018

WUJUDKAN PESTA DEMOKRASI NON-DISKRIMINATIF (212)

Peran dan kedudukan penyelenggara pemilu sangatlah strategis untuk melaksanakan pengawasan yang efektif terhadap pesta demokrasi, termasuk meningkatkan jumlah keterwakilan kaum…
Siaran Pers, Kamis, 07 Juni 2018

BERSAMA WUJUDKAN GENERASI BEBAS HIV/AIDS (156)

Jakarta (7/6) – Setelah sebelumnya diadakan di Panti Sosial Asuhan Anak 3 Tebet dan Pondok Pesantren An-Nuriyah, rangkaian kegiatan safari…
Siaran Pers, Kamis, 07 Juni 2018

BANGUN SINERGI BAGI KESEJAHTERAAN PEREMPUAN DAN ANAK DI PAPUA (118)

“Tanah itu ibu, laut dan hutan adalah susu ibu yang menghidupi bumi Papua.”
Siaran Pers, Rabu, 06 Juni 2018

DPR RI PERTIMBANGKAN TAMBAHAN ANGGARAN DEMI WUJUDKAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK (242)

DPR RI mengapresiasi kinerja Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) dalam melaksanakan program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, walaupun…
Siaran Pers, Rabu, 06 Juni 2018

Pembiayaan Mikro Jadi Solusi Mudah Permodalan Nelayan (97)

Permodalan kerap kali menjadi kendala bagi masyarakat nelayan.