Rapat Koordinasi Teknis Percepatan Pengarusutaman Gender (PUG) di Daerah

  • Dipublikasikan Pada : Jumat, 28 April 2017
  • Dibaca : 4968 Kali
...

Sebagai bagian dari upaya efektivitas percepatan pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, sinergi mutlak harus dilaksanakan karena persoalan pembangunan semakin kompleks dan tidak mungkin diselesaikan sendirian dan parsial.

Rapat koordinasi teknis Percepatan Pengarusutamaan Gender (PUG) di daerah yang berlangsung di ketiga regional yaitu 
1) Regional 1 yaitu wilayah Sumatera dan Banten, dilaksanakan di Batam Kepulauan Riau tanggal 10-13 April 2017.
2) Regional II untuk wilayah Kalimantan, Jawa (minus banten) dan Papua Barat di Surabaya pada tanggal 4-7 April 2017.
3) Regional III untuk wilayah Timur meliputi Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, Papua, Bali, NTB dan NTT di Denpasar, Bali pada tanggal 25-28 April 2017.

Kesetaraan dan keadilan gender yang merupakan salah satu tujuan pembangunan yang ditetapkan dalam RPJPN 2005-2025 dan dijabarkan di dalam RPJMN 2015-2019 dihadapkan pada tiga isu strategis, yaitu: 

  1. meningkatnya kualitas hidup dan peran perempuan dalam pembangunan;
  2. meningkatnya perlindungan bagi perempuan terhadap berbagai tindak kekerasan, termasuk tindak pidana perdagangan orang (TPPO); dan 
  3. meningkatnya kapasitas kelembagaan PUG dan kelembagaan perlindungan perempuan

Adapun rekomendasi yang dihasilkan diantaranya, melakukan sosialisasi dan advokasi PUG dan Anggaran Responsif Gender (ARG) bagi OPD di tingkat provinsi kab/kota, penguatan kerangka regulasi PPRG yang lebih komperhensif, peningkatan kapasitas SDM terkait pelaksanaan PPRG; pengintegerasian gender dalam perencanaan dan penganggaran, pengintegerasian isu gender dalam program/kegiatan, kebijakan daerah, terutama penurunan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB), pengentasan kemiskinan dan penghapusan kekerasan pada perempuan dan anak, serta penghapusan perdagangan orang.

Intisari diadakanya RAKORTEK oleh KPPPA adalah, sebagai salah satu cara untuk mengatasi persoalan perlindungan Hak Perempuan di Indonesia, yang berkomitmen untuk mewujudkan keadilan dan kesetaraan gender serta pemenuhan hak perempuan dan anak. Sejak 2015, Kemen PPPA mempunyai kegiatan unggulan 3ENDs atau tiga akhiri, 1) Akhiri Kekerasan pada Perempuan; 2) Akhiri Perdagangan Manusia; 3) Akhiri Ketidakadilan Akses Ekonomi untuk Perempuan.

Kesetaraan Gender bukan hanya sebuah kegiatan dan program, tetapi merupakan hak yang wajib diperjuangkan oleh semua lapisan masyarakat

 

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Jumat, 07 Agustus 2020

Lindungi Korban dan Tindak Tegas Pelaku Kekerasan Seksual, Kemen PPPA Dorong Pembahasan RUU PKS yang Komprehensif (5)

“Saat ini, kasus kekerasan seksual terus meningkat dengan bentuk dan pola yang semakin beragam. Kekerasan seksual sudah masuk dalam tahap…
Siaran Pers, Kamis, 06 Agustus 2020

Dorong RUU PKS, Wujudkan Aturan Terkait Kekerasan Seksual Berperspektif korban (74)

Meski Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) telah dikeluarkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat RI (DPR RI) dari daftar pembahasan…
Siaran Pers, Rabu, 05 Agustus 2020

Kemen PPPA Dorong Pemerintah Daerah Tempatkan Isu Perkawinan Anak Sebagai Isu Prioritas (50)

Pada 2019 terdapat kenaikan jumlah provinsi dengan angka perkawinan anak di atas rata-rata nasional, dari yang semula 20 provinsi di…
Siaran Pers, Rabu, 05 Agustus 2020

Pro dan Kontra RUU PKS, Menteri Bintang: Mari Bersatu Ciptakan Payung Hukum yang Komprehensif  (72)

Jakarta (3/08) – Pembahasan Rancangan Undang-undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) mulai dari konsep, naskah akademik, sampai dapat menjadi rancangan…
Pengumuman, Senin, 03 Agustus 2020

PENDAFTARAN ULANG PESERTA SELEKSI KOMPETENSI BIDANG PADA SELEKSI CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK TAHUN ANGGARAN 2019 (438)

PENDAFTARAN ULANG PESERTA SELEKSI KOMPETENSI BIDANG PADA SELEKSI CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK TAHUN ANGGARAN…