Uji Coba Pedoman Pembangunan Ketahanan Keluarga

  • Dipublikasikan Pada : Minggu, 30 April 2017
  • Dibaca : 3984 Kali
...

Berdasarkan Peraturan Presiden No.59 tahun 2015 tentang Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, (Kementerian PP dan PA), bahwa Kementerian PP dan PA mempunyai tugas menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak untuk membantu Presiden dalam menyelenggarakan pemerintahan negara.

Pembangunan keluarga merupakan salah satu bentuk upaya untuk mencari jalan penyelesaian banyak masalah di dalam upaya perlindungan perempuan dan anak, pemberdayaan perempuan dan perwujudan kesetaraan gender. Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat, keluarga memberi corak pada masyarakat dan di dalamnya dikembangkan Sumber Daya Manusia (SDM). Baik buruknya SDM dan juga masyarakat, ikut ditentukan oleh bagaimana keluarga. Keluarga juga merupakan faktor pendukung untuk keberhasilan anggotanya dan masyarakatnya. Keluarga juga merupakan wahana utama untuk penyelesaian banyak masalah yang dialami oleh individu.

Dalam rangka melaksanakan kebijakan pembangunan keluarga, Kementerian PP dan PA telah menyusun konsep dan indikator pembangunan keluarga sebagai ukuran capaian dan beberapa instrumen termasuk instrument pendataan data ketahanan keluarga sebagai acuan dan pedoman pelaksana pembangunan ketahanan keluarga oleh pemerintah daerah. Secara khusus Kementerian PP dan PA telah melakukan ujicoba pendataan data ketahanan keluarga di desa Purwogondo Kecamatan Kalinyamatan, dan desa Karangaji, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara Provinsi Jawa Tengah.

Untuk itu hasil pendataan agar dapat dimanfaatkan untuk perencanaan dalam pembangunan daerah, dan sekaligus memperoleh masukan untuk penyempurnaan pedoman pelaksanaan pembangunan keluarga yang telah disusun perlu dilakukan ujicoba.

TEMPAT DAN WAKTU PELAKSANAAN
Tempat Kegiatan : Batu, Kab.Jepara
Waktu pelaksanaan kegiatan : 15 - 16 Mei 2017

BENTUK KEGIATAN
Paparan dan diskusi yang akan disampaikan oleh para narasumber terkait Konsep ketahanan keluarga, dan pemanfaatan data IKK dalam perencanaan pembangunan daerah.

Kemudian dilanjutkan diskusi kelompok, peserta dibagi 2 (dua) kelompok yang masing-masing membahas: isu prioritas ketahanan keluarga, alternative penyelesaian isu, identifikasi mekanisme yang bisa digunakan untuk penyelesaian isu ketahanan keluarga, dan identifikasi kebutuhan kebutuhan desa untuk pelaksanaan mekanisme yang disepakati, baik yang meliputi : SDM, Informasi, Koordinasi, Jejaring dan Anggaran yang dibutuhkan.

TUJUAN
1. Menggali isu-isu ketahanan keluarga
2. Mencari alternatif penyelesaian isu ketahanan keluarga 
3. Memperbaiki Pedoman Pelaksanaan Pembangunan Ketahanan Keluarga

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Selasa, 17 September 2019

PPT Seruni dan Forum Anak, Senjata Pemda Kota Semarang dalam melindungi anak (28)

Selama ini kita tidak pernah merasa kesulitan bertemu dengan Pak Wali Kota.
Siaran Pers, Senin, 16 September 2019

Ini Rahasia SMPN 33 Semarang menjadi Sekolah Ramah Anak (34)

Mas Alfiansyah, apa sih tugas kamu sebagai agen perubahan di sekolah ini?" tanya Wali Kota Semarang
Siaran Pers, Senin, 16 September 2019

DPR RI Sahkan Batas Usia Perkawinan Jadi 19 Tahun (449)

Jakarta (16/09) – Pemerintah bersama Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) sebagai Lembaga Legislasi telah membuat sejarah bagi Bangsa dan…
Siaran Pers, Senin, 16 September 2019

Industri Rumahan sebagai Percontohan Pembangunan Ekonomi Perempuan (114)

Bali (16/09) – Perekonomian Indonesia sebagian besar didukung oleh Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berkontribusi terhadap Produk Domestik…
Siaran Pers, Senin, 16 September 2019

Raih Kategori Nindya, 3 Kab/Kota ini Jadi Tuan Rumah Media Trip KLA 2019 (96)

Kota Semarang, Kabupaten Sleman, dan Kota Balikpapan terpilih menjadi tuan rumah Media Trip Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) 2019