KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN
PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK
REPUBLIK INDONESIA

Uji Coba Pedoman Pembangunan Ketahanan Keluarga

  • Dipublikasikan Pada : Minggu, 30 April 2017
  • Dibaca : 2640 Kali
...

Berdasarkan Peraturan Presiden No.59 tahun 2015 tentang Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, (Kementerian PP dan PA), bahwa Kementerian PP dan PA mempunyai tugas menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak untuk membantu Presiden dalam menyelenggarakan pemerintahan negara.

Pembangunan keluarga merupakan salah satu bentuk upaya untuk mencari jalan penyelesaian banyak masalah di dalam upaya perlindungan perempuan dan anak, pemberdayaan perempuan dan perwujudan kesetaraan gender. Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat, keluarga memberi corak pada masyarakat dan di dalamnya dikembangkan Sumber Daya Manusia (SDM). Baik buruknya SDM dan juga masyarakat, ikut ditentukan oleh bagaimana keluarga. Keluarga juga merupakan faktor pendukung untuk keberhasilan anggotanya dan masyarakatnya. Keluarga juga merupakan wahana utama untuk penyelesaian banyak masalah yang dialami oleh individu.

Dalam rangka melaksanakan kebijakan pembangunan keluarga, Kementerian PP dan PA telah menyusun konsep dan indikator pembangunan keluarga sebagai ukuran capaian dan beberapa instrumen termasuk instrument pendataan data ketahanan keluarga sebagai acuan dan pedoman pelaksana pembangunan ketahanan keluarga oleh pemerintah daerah. Secara khusus Kementerian PP dan PA telah melakukan ujicoba pendataan data ketahanan keluarga di desa Purwogondo Kecamatan Kalinyamatan, dan desa Karangaji, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara Provinsi Jawa Tengah.

Untuk itu hasil pendataan agar dapat dimanfaatkan untuk perencanaan dalam pembangunan daerah, dan sekaligus memperoleh masukan untuk penyempurnaan pedoman pelaksanaan pembangunan keluarga yang telah disusun perlu dilakukan ujicoba.

TEMPAT DAN WAKTU PELAKSANAAN
Tempat Kegiatan : Batu, Kab.Jepara
Waktu pelaksanaan kegiatan : 15 - 16 Mei 2017

BENTUK KEGIATAN
Paparan dan diskusi yang akan disampaikan oleh para narasumber terkait Konsep ketahanan keluarga, dan pemanfaatan data IKK dalam perencanaan pembangunan daerah.

Kemudian dilanjutkan diskusi kelompok, peserta dibagi 2 (dua) kelompok yang masing-masing membahas: isu prioritas ketahanan keluarga, alternative penyelesaian isu, identifikasi mekanisme yang bisa digunakan untuk penyelesaian isu ketahanan keluarga, dan identifikasi kebutuhan kebutuhan desa untuk pelaksanaan mekanisme yang disepakati, baik yang meliputi : SDM, Informasi, Koordinasi, Jejaring dan Anggaran yang dibutuhkan.

TUJUAN
1. Menggali isu-isu ketahanan keluarga
2. Mencari alternatif penyelesaian isu ketahanan keluarga 
3. Memperbaiki Pedoman Pelaksanaan Pembangunan Ketahanan Keluarga

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Jumat, 21 September 2018

HUKUM BERAT PELAKU KEJAHATAN SEKSUAL ANAK (41)

BALIKPAPAN (20/9) – Sekretaris Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPP), Pribudiarta Nur Sitepu didampingi Plt. Deputi Bidang Perlindungan…
Siaran Pers, Rabu, 19 September 2018

PARTISIPASI PEREMPUAN POLITIK WUJUDKAN KESEJAHTERAAN BANGSA (229)

Merauke (19/9) – “Kesejahteraan suatu bangsa dan negara tidak akan tercapai bila kondisi perempuan masih miskin, bodoh dan tertindas. Jika…
Pengumuman, Rabu, 19 September 2018

PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK TAHUN ANGGARAN 2018 (18047)

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 36 Tahun 2018 tentang…
Siaran Pers, Rabu, 19 September 2018

KEMEN PPPA DORONG BERAU CEGAH KDRT DAN TPPO (143)

BERAU (19/9) - Komitmen untuk menghapus segala bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak bukan hanya menjadi komitmen Indonesia, tetapi juga…
Siaran Pers, Rabu, 19 September 2018

HAPUS KEKERASAN DI SEKOLAH MELALUI DISIPLIN POSITIF (150)

BERAU (18/9) – Tingkat kekerasan pada anak sudah sangat mengkhawatirkan. Hasil penelitian Plan International dan ICRW tahun 2015 menunjukkan bahwa…