PEMANFAATAN ANAK UNTUK KEJAHATAN MARAK MULAI DARI MENCOPET HINGGA JADI MUCIKARI.

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 1408 Kali

Jakarta (Pos Kota)

Marak pemanfaaan anak untuk aksi kejahatan dan tindak kriminal. Selain mudah dipengaruhi, kata menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP dan PA) Linda Amaliasari Gumelar,anak masih dilindungi oleh Undang-Undang Perlindungan Anak, sehingga bentuk-bentuk hukuman yang dikenakan pada anak jauh lebih ringan.

“Situasi tersebut  benar-benar dimanfaatkan oleh orang-orang yang berbuat kejahatan untuk menyeret anak menjadi pelaku. Karena itu kita harus waspada,” kata linda usai membuka RAKORNAS Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A).

Bentuk-bentuk kejahatan yang memanfaatkan anak sangat beragam, mulai dari yang ringan seperti pencopetan, pencurian hingga kejahatan yang kompleks seperti menerjunkan anak menjadi mucikari dan pengedar narkoba.

Kasus-kasus kejahatan yang melibatkan anak dikatakan Linda menjadi preseden buruk bagi dunia perlindungan anak. Artinya bahwa perlindungan terhadap anak dari segala macam pengaruh kejahatan belum bisa dilakukan secara optimal.

Bentuk Kejahatan.

 

Menurut Menteri, menerjunkan anak menjadi pelaku kejahatan sesungguhnya merupakan bentuk kekerasan terhadap anak. Karena itu penangganannya harus dikategorikan sebagai bentuk kejahatan pada umumnya tanpa harus mengorbankan hak perlindungan anak. Lebih lanjut Linda mengatakan bahwa kasus-kasus kekerasan yang menimpa anak dan perempuan trennya semakin hari semakin meningkat.

Publikasi Lainya

Pengumuman, Jumat, 24 Januari 2020

PENGUMUMAN Nomor : P.08 Tahun 2020 TENTANG PELAKSANAAN SELEKSI KOMPETENSI DASAR DAN PESERTA KATEGORI P1/TL PADA PELAKSANAAN SELEKSI CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK TAHUN ANGGARAN 2019 (824)

PENGUMUMAN Nomor : P.08 Tahun 2020 TENTANG PELAKSANAAN SELEKSI KOMPETENSI DASAR DAN PESERTA KATEGORI P1/TL PADA PELAKSANAAN SELEKSI CALON PEGAWAI…
Siaran Pers, Kamis, 23 Januari 2020

Menteri Bintang Minta Anak-Anak di Kawasan Wisata Terlindungi dari Bahaya Eksploitasi Anak (71)

Hasil assessment Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) dan ECPAT Indonesia di 7 (tujuh) destinasi wisata pada 2017,…
Siaran Pers, Kamis, 23 Januari 2020

Apresiasi Mendagri Wajibkan Daerah Memiliki UPTD, Menteri PPPA Minta Dinas Bekerja Cepat Bentuk UPTD (140)

teri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga menyampaikan apresiasi himbauan yang disampaikan Menteri Dalam Negeri
Buku, Rabu, 22 Januari 2020

Mengenal Ganguan Psikososial Pada Anak (53)

Mengenal Ganguan Psikososial Pada Anak
Brosur/Leafet/Boklet, Rabu, 22 Januari 2020

Internet Aman Untuk ANak (43)

Internet Aman Untuk ANak