PENGUMUMAN HASIL AKHIR SELEKSI CPNS 2018 KEMENTERIAN PP DAN PA

  • Dipublikasikan Pada : Jumat, 11 Januari 2019
  • Dibaca : 9812 Kali

PENGUMUMAN

Nomor :  P.  03  Tahun 2019

Berdasarkan Surat Kepala Badan Kepegawaian Negara selaku Ketua Tim Pelaksana Seleksi Nasional Pengadaan CPNS Tahun 2018 Nomor K26-30/B2050/XII/18.01 tanggal 11 Januari 2019 perihal Penyampaian Hasil Integrasi Nilai SKD-SKB CPNS Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Tahun 2018, bahwa peserta yang dinyatakan LULUS Seleksi Akhir CPNS Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Tahun Anggaran 2018 adalah peserta sebagaimana terdapat dalam Lampiran Surat Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor K26-30/B2050/XII/18.01 (terlampir) yang pada kolom keterangannya terdapat kode “P1/L” dan “P2/L”.

Peserta yang dinyatakan lulus seleksi akhir adalah :

  1.  Peserta yang memenuhi persyaratan dan sesuai dengan surat pernyataan yang telah ditandatangani diatas materai, mengikuti seluruh tahapan seleksi dan;
  2.  Peserta yang memenuhi peringkat sesuai formasi yang telah ditetapkan, berdasarkan hasil integrasi Seleksi Kompetensi Dasar dan Seleksi Kompetensi Bidang yang dilakukan oleh Panitia Seleksi Nasional.

Bagi peserta yang dinyatakan LULUS seleksi akhir wajib melakukan pemberkasan ulang pada:  

Hari/tanggal

:

17 s.d. 21 Januari 2019

Waktu

:

Pukul 08.00 s.d. 16.00 WIB (pada hari kerja)

Tempat

:

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

Bagian Pengembangan SDM Lantai 2

Jalan Medan Merdeka Barat Nomor 15 Jakarta Pusat

Pakaian

:

Bebas dan rapi (kaos, celana jeans dan sandal tidak diperkenankan).

                           

dengan membawa kelengkapan persyaratan administrasi sebagai berikut:

  1. Fotocopy kartu tanda peserta ujian.
  2. Membuat surat lamaran yang ditujukan kepada Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI di Jakarta yang ditulis tangan dengan tinta hitam/ballpoint pada kertas double folio bergaris, dengan huruf kapital/balok, tanpa ada coretan, ditandatangani oleh yang bersangkutan di atas materai Rp. 6000 (rangkap 3 asli). Contoh dapat diunduh pada website www.kemenpppa.go.id
  3. Fotocopy KTP asli atau surat keterangan telah melakukan rekaman kependudukan yang dikeluarkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (rangkap 3).

 

  1. Fotokopi Ijazah (SD, SMP, SLTA sederajat, Diploma-III/D-IV/S-1) beserta Transkrip Nilai Pendidikan (masing-masing rangkap 3 yang telah dilegalisir), dengan ketentuan:
  • SD, SMP, SLTA sederajat dilegalisir oleh Kepala Sekolah yang bersangkutan atau Kepala/Kabag/Kabid/Kasubdin atau yang setingkat dan kompeten pada Dinas Pendidikan dan Kantor Depag Kabupaten/Kota;
  • Diploma III (D-III) Perguruan Tinggi Negeri/Swasta terakreditasi dilegalisir oleh Direktur/Pembantu Direktur/Dekan/Pembantu Dekan Bidang Akademik/Ketua/Pembantu Ketua Bidang Akademik;
  • Sarjana (S-1)/Diploma IV  (D-IV) Perguruan Tinggi Negeri/Swasta terakreditasi dilegalisir oleh Rektor/Dekan/Pembantu Dekan Bidang Akademik/Ketua/Wakil Ketua Bidang Akademik;
  • Dokter Perguruan Tinggi Negeri/Swasta terakreditasi dilegalisir oleh Rektor/Dekan/Pembantu Dekan Bidang Akademik/Ketua/Wakil Ketua Bidang Akademik.
  1. Daftar Riwayat Hidup yang ditulis tangan dengan huruf kapital/balok dan bertinta hitam/ballpoint, ditandatangani oleh yang bersangkutan di atas materai Rp. 6000, tanggal dibuat sama dengan tanggal surat lamaran, dan ditempel pasfoto 3x4 berlatar belakang merah (rangkap 3 asli). Contoh dapat diunduh pada website www.kemenpppa.go.id
  2. Surat Pernyataan 5 point diketik dengan komputer, ditandatangani oleh yang bersangkutan dengan tinta hitam di atas materai Rp. 6000, tanggal dibuat sama dengan tanggal surat lamaran (rangkap 3 asli). Contoh dapat diunduh pada website www.kemenpppa.go.id
  3. Surat Pernyataan 3 point diketik dengan komputer, ditandatangani oleh yang bersangkutan dengan tinta hitam di atas materai Rp. 6000, tanggal dibuat sama dengan tanggal surat lamaran. (rangkap 3 asli). Contoh dapat diunduh pada website www.kemenpppa.go.id
  4. Surat Keterangan Catatan Kepolisian yang dikeluarkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia yang masih berlaku sampai dengan Maret 2019 (1 asli dan 2  fotokopi yang telah dilegalisir).
  5. Surat Keterangan Sehat Jasmani dan Rohani yang terbaru dari dokter yang berstatus PNS atau dokter yang bekerja pada unit pelayanan kesehatan pemerintah, tanggal surat masih dalam bulan Januari 2019 (1 asli dan 2 fotokopi yang telah dilegalisir).
  6. Surat Keterangan tidak mengonsumsi/menggunakan narkotika, psikotropika, prekursor dan zat adiktif lainnya yang terbaru dan ditandatangani oleh dokter dari unit pelayanan kesehatan pemerintah serta melampirkan hasil laboratorium, tanggal surat masih bulan Januari 2019 (1 asli dan 2 fotokopi yang telah dilegalisir).
  7. Pasfoto terbaru 3x4 latar belakang warna merah sebanyak 10 (sepuluh) lembar dengan menuliskan nama dan tanggal lahir dibalik pas foto tersebut.
  8. Pasfoto terbaru 4x6 latar belakang warna merah sebanyak 4 (empat) lembar dengan menuliskan nama dan tanggal lahir dibalik pas foto tersebut.
  9. Semua pelamar wajib menunjukkan dokumen asli yang diunggah di sscn.bkn.go.id pada saat seleksi administrasi.
  10. Berkas lamaran rangkap 3 dimasukkan dalam Stopmap warna biru muda, diluar Stopmap ditulis:
  • Nomor Ujian
  • Nama
  • Tempat dan Tanggal Lahir
  • Jabatan yang dilamar
  • Pendidikan
  • Alamat Sekarang
  • Nomor telepon/HP yang mudah dihubungi
  • Alamat Email

 

Ketentuan Lain-lain:

  1. Hanya peserta yang memenuhi seluruh persyaratan administrasi yang dapat diusulkan dan diproses penetapan Nomor Induk Kepegawaian (NIP) dan memperoleh Surat Keputusan tentang Pengangkatan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil;
  2. Apabila dalam jangka waktu  tanggal yang telah ditetapkan di atas peserta tidak melengkapi data dan dokumen, maka peserta tersebut dinyatakan GUGUR/MENGUNDURKAN DIRI;
  3. Apabila dalam pelaksanaan tahapan seleksi atau dikemudian hari setelah adanya pengumuman kelulusan hasil akhir, diketahui terdapat keterangan/data/dokumen yang tidak sesuai/tidak benar, serta kejanggalan pada dokumen atau dokumen tersebut diragukan keaslian dan keabsahannya, maka panitia akan melakukan konfirmasi atas dokumen tersebut dan apabila diketahui bahwa dokumen tersebut tidak benar atau palsu atau telah terjadi manipulasi data, maka panitia berhak untuk menggugurkan kelulusan peserta yang bersangkutan;
  4. Peserta, keluarga dan pihak lain dilarang memberikan sesuatu dalam bentuk apapun yang dilarang dalam peraturan perundang-undangan terkait pelaksanaan seleksi CPNS Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, apabila terbukti melakukan perbuatan sebagaimana dimaksud, maka akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku dan digugurkan kelulusannya;
  5. Peserta wajib untuk selalu memantau pengumuman yang terdapat dalam website resmi www.kemenpppa.go.id, kelalaian peserta dalam membaca dan memahami pengumuman menjadi tanggung jawab peserta sendiri;
  6. Seluruh dokumen persyaratan pelaksanaan seleksi menjadi milik panitia dan tidak dapat dikembalikan;
  7. Keputusan Panitia Seleksi bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.  

 

                                                                     

Jakarta,   11 Januari 2019

Sekretaris Kementerian

Selaku Penanggung Jawab Pengadaan
CPNS Kementerian Pemberdayaan
Perempuan dan Perlindungan Anak.

 

 

Pribudiarta Nur Sitepu

 

Silahkan download informasi pengumuman ini selengkapnya :

PENGUMUMAN HASIL AKHIR SELEKSI CPNS  2018

LAMPIRAN DAFTAR KELULUSAN SELEKSI  CPNS 2018

CONTOH SURAT PERNYATAAN 5  POINT

CONTOH SURAT PERNYATAAN 3  POINT

CONTOH SURAT LAMARAN

CONTOH DAFTAR RIWAYAT HIDUP

 

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Selasa, 15 Oktober 2019

Sinergi Seluruh Elemen untuk Bersama Berantas TPPO (29)

Kupang, NTT (15/10) – ”Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) merupakan kejahatan kemanusiaan yang akar penyebab masalahnya kompleks, beragam, dengan modus…
Siaran Pers, Selasa, 15 Oktober 2019

Kesetaraan Gender Pondasi Dasar Ketahanan Keluarga (34)

(Kemen PPPA) mendorong kesetaraan gender dalam keluarga
Siaran Pers, Senin, 14 Oktober 2019

Mama Yo : Jangan Ada Diskriminasi Terhadap Anak Disabilitas (35)

“Kalau sudah besar apakah saya bisa bekerja ?”tanya Valdo, seorang pelajar penyandang disabilitas. Pertanyaan polos dari Valdo ini dilontarkan pada…
Siaran Pers, Sabtu, 12 Oktober 2019

Indonesia, Negara Pertama Suarakan Kemajuan Perempuan di ASEAN (81)

Indonesia kembali berpartisipasi dalam pertemuan Komisi ASEAN terkait Upaya Mendukung dan Melindungi Hak-Hak Perempuan dan Anak atau ASEAN Commission on…
Siaran Pers, Sabtu, 12 Oktober 2019

Mama Yo Libatkan Forum Anak untuk Wujudkan Nabire Trada Sampah (78)

Sampah plastik sudah menjadi isu besar dan kritis di Indonesia. Badan Pusat Statistik mencatat sampah plastik di Indonesia mencapai 64…