
G20 MCWE India: Menteri PPPA Tekankan Komitmen Pemimpin Perempuan Dunia Hasilkan Kolaborasi Dukung Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan
Siaran Pers Nomor: B-291A/SETMEN/HM.02.04/8/2023
Gujarat, India (4/8) – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga menghadiri pertemuan G20 Ministerial Conference on Women’s Empowerment (MCWE) pada 2-4 Agustus 2023 di Gujarat, India. Melanjutkan baton dari Indonesia di tahun sebelumnya, G20 MCWE India merupakan pertemuan MCWE ke-3 atas inisiatif para pemimpin perempuan dunia untuk menjadikan MCWE sebagai forum strategis yang mendorong dan memastikan agenda kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan terintegrasi dalam agenda pemimpin dunia negara-negara anggota G20.
“Pertemuan G20 MCWE India ini merupakan salah satu agenda dari Presidensi G20 India yang mengusung tema Women-Led Inclusive Development at the Cusp of Inter-Generational Transformation atau Pembangunan Inklusif yang Dipimpin Perempuan dalam Puncak Transformasi Antar Generasi. Tema ini merupakan pengembangan dari gagasan dan kesimpulan G20 MCWE Indonesia tahun lalu yaitu Recover Together, Recover Stronger to Close Gender Gap,” ujar Menteri PPPA dalam keterangannya.
Menteri PPPA menekankan, hal-hal yang menjadi isu prioritas dalam pertemuan G20 MCWE India merupakan kelanjutan dari isu-isu yang sebelumnya sudah disuarakan dan dibahas pada pertemuan G20 MCWE Indonesia di Bali, Indonesia pada tahun lalu. Indonesia menetapkan 3 (tiga) isu prioritas yang dibahas yaitu: (i) Aspek Ekonomi dari Perawatan Pasca Covid-19: Peluang yang Hilang di Pasar Tenaga Kerja; (ii) Menutup Kesenjangan Gender Digital: Partisipasi Perempuan dalam Ekonomi Digital dan Pekerjaan Masa Depan; dan (iii) Kewirausahaan Perempuan: Percepatan Kesetaraan dan Percepatan Pemulihan.
“Dalam pertemuan G20 MCWE Indonesia tahun lalu, para pemimpin perempuan telah membahas berbagai isu prioritas yang sangat relevan dalam upaya mempercepat kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan pasca pandemi Covid-19 serta menyatakan komitmennya pada upaya mempercepat kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan melalui Deklarasi Bali yang tertuang di butir ke-46. Tahun ini, sebagai anggota troika G20, Indonesia mengapresiasi Presidensi India yang mengeksplor lebih lanjut strategi penghapusan ketimpangan gender melalui pendidikan sebagai jalur transformatif bagi perempuan dan kewirausahaan perempuan yang mencakup inklusi keuangan, akses pada pasar termasuk pasar global, serta pendidikan pelatihan peningkatan kapasitas perempuan,” tutur Menteri PPPA.
Menteri PPPA lebih lanjut menjelaskan, pada Presidensi G20 India tahun ini, G20 MCWE juga memperdalam dan menambah fokus pada isu kepemimpinan perempuan di akar rumput sebagai strategi untuk mencapai kesetaraan gender. Hal tersebut dilakukan dengan upaya membuat kebijakan dan turut serta mendorong sektor usaha ke dalam sistem politik dan pemeritahan serta memberikan pengakuan pada organisasi perempuan sebagai salah satu upaya mendorong kesetaraan gender, pembangunan berkelanjutan, dan memastikan kualitas dari implementasi kebijakan dan program yang responsif gender.
“Sesungguhnya, isu proritas yang diusung pada G20 MCWE India ini juga telah dimulai dan dijalankan oleh Pemerintah Indonesia. Dalam hal isu kepemimpinan perempuan di akar rumput, Indonesia telah memiliki program Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) yang mendorong dan memperkuat kepemimpinan perempuan di akar rumput dan peran serta perempuan dalam pembangunan desa yang ramah dan aman bagi perempuan dan anak. Program DRPPA pun telah mendapatkan pengakuan dan dukungan kuat dari Forum Internasional salah satunya adalah pada perhelatan Commision on the Status of Women (CSW) ke-67 di New York pada awal tahun lalu,” jelas Menteri PPPA dalam Special Ministerial Statement yang disampaikan pada sesi pembukaan G20 MCWE India.
Menteri PPPA menuturkan, penyelenggaraan G20 MCWE India terasa berbeda dari sebelumnya yang menjadikan pandemi Covid-19 sebagai landasan tema yang diusung, situasi pasca pandemi Covid-19 pun masih dihadapkan dengan krisis ekonomi dan geopolitik yang dirasakan oleh negara-negara anggota G20 seperti pelambatan pertumbuhan, inflasi, terganggunya rantai pasok, ketidakamanan pangan dan energi, serta resiko stabilitas finansial yang secara khusus berdampak pada semakin tingginya ketimpangan gender yang dirasakan oleh perempuan. Salah satu isu yang juga menarik perhatian dan begitu relevan dengan kondisi yang dihadapi oleh perempuan saat ini adalah melakukan perubahan dalam aksi iklim, keamanan pangan, dan nutrisi yang berdampak bagi perempuan dan generasi mendatang.
“Saya bangga dan mengapresiasi keberlanjutan komitmen para pemimpin perempuan dunia yang terus bersama-sama bergandengan tangan mengupayakan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan, khususnya pada pertemuan G20 MCWE India. Berdasarkan highlight pertemuan yang terangkum dalam bentuk Chair’s Statement, seluruh delegasi pada G20 MCWE India berkomitmen untuk terus mendukung dan mendorong kolaborasi baik internasional, nasional, maupun multipihak dalam upaya mempercepat kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan. Seperti yang baru saja dilaksanakan Indonesia dalam keketuaan ASEAN, dimana advokasi integrasi mekanisme kesetaraan gender di forum ASEAN diwujudkan dalam kegiatan Konferensi Pengarusutamaan Gender ASEAN dan Dialog Tingkat Tinggi Perempuan, Perdamaian, dan Keamanan ASEAN,” ungkap Menteri PPPA.
G20 MCWE terus mendorong dilakukannya kolaborasi yang lebih luas dalam memajukan agenda pembangunan yang dipimpin oleh perempuan dan dibutuhkan tindakan proaktif untuk pembangunan berkelanjutan yang efektif dalam mencapai tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), serta implementasi kebijakan pembangunan yang responsif gender bagi setiap negara-negara anggota G20.
Adapun selama penyelenggaraannya, G20 MCWE India menetapkan 4 (empat) isu prioritas yang diangkat dan dibahas, diantaranya (i) Education, a game-changing pathway to Women’s Empowerment; (ii) Women’s Entrepreneurship, a win-win for Equity and Econp-omy; (iii) Creating a Partnership for Promoting Women’s Leadership at all Levels including the grassroots; dan (iv) Women and Girls as Change-makers in Climate Action with Digital Skilling underpinning the aforementioned priorities.
G20 MCWE India dirangkum dengan penyerahan baton estafet kepada Brazil sebagai negara yang akan menyelenggarakan pertemuan G20 MCWE di 2024 mendatang. Selain itu, G20 Empower initiative dan Women 20 sebagai engagement group di bawah G20 yang juga mengurusi isu pemberdayaan perempuan, menyampaikan hasil dari serial pertemuan masing-masing yang dilaksanakan selama Presidensi G20 India. Kontinuitas penyelenggaraan G20 MCWE merupakan komitmen bersama para pemimpin dunia sebagai bentuk nyata upaya seluruh negara anggota G20 yang bersama-sama menghadapi tantangan serupa untuk terus memperjuangkan kesetaraan gender, hak-hak dan meningkatkan partisipasi perempuan di berbagai aspek baik melalui pendidikan, pemberdayaan ekonomi, serta turut menjadi aktor dalam pembangunan negara.
BIRO HUKUM DAN HUMAS
KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN
DAN PERLINDUNGAN ANAK
Telp.& Fax (021) 3448510
e-mail : humas@kemenpppa.go.id
website : www.kemenpppa.go.id
- 04-08-2023
- Kunjungan : 803
-
Bagikan: