
Menteri Bintang Dukung Indonesia-Peru Tingkatkan Perlindungan Perempuan dan Anak di Masa Pandemi
Siaran Pers Nomor: B-260/SETMEN/HM.02.04/07/2021
Jakarta (27/07) – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga menghadiri peringatan 200 tahun Hari Kemerdekaan Republik Peru yang diselenggarakan secara virtual. Menteri Bintang menyampaikan ucapan selamat dan harapan terbaik untuk kemakmuran Republik Peru dan kesejahteraan rakyatnya.
“Atas nama Pemerintah Indonesia, pada kesempatan ini, izinkan saya mengucapkan selamat atas pemilihan umum nasional yang berjalan lancar dan sukses pada 6 Juni 2021. Besar harapan kami semoga Presiden yang baru terpilih dapat membawa kemakmuran bagi negara dan rakyat Republik Peru,” ujar Bintang Puspayoga.
Menteri Bintang menuturkan tahun ini menandai peringatan 46 tahun terjalinnya hubungan diplomatik kedua negara. Indonesia dan Peru memiliki hubungan yang sangat baik berdasarkan kesetaraan, saling menghormati dan mempercayai dalam semua aspek hubungan.
“Terlepas dari pandemi Covid-19 yang menjadi tantangan terbesar, kita terus meningkatkan dan memperdalam hubungan persahabatan jangka panjang yang kuat di banyak bidang kerja sama demi kepentingan bersama kedua bangsa. Saya percaya bahwa di bawah Pemerintahan baru, kedua negara dapat terus bergandengan tangan untuk pulih bersama dalam mengeksplorasi bidang kerja sama yang belum dimanfaatkan dan mengintensifkan hubungan bilateral di tahun-tahun mendatang,” tutur Menteri Bintang.
Pandemi Covid-19 bukan hanya berdampak pada kesehatan global, melainkan juga pada kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat. Secara global, ada lebih dari 185 juta kasus terkonfirmasi dan lebih dari 4 juta kematian.
Menteri Bintang mengatakan seiring dengan peningkatan upaya penanggulangan pandemi ini, Indonesia dan Peru telah berkomitmen menyerukan akses yang setara terhadap vaksin Covid-19 yang aman dan terjangkau, serta vaksin bagi semua kalangan dan bangsa.
“Kita telah berkomitmen mempromosikan hal ini lebih lanjut melalui Kelompok Koordinasi Kementerian tentang Covid-19. Bicara pandemi, perempuan dan anak-anak merupakan kelompok yang paling terkena dampak pandemic. Oleh karena itu, memerlukan perhatian dan upaya yang lebih besar untuk meningkatkan perlindungan mereka. Saya percaya bahwa memberdayakan perempuan sejatinya adalah memberdayakan suatu bangsa, sehingga kita harus melanjutkan upaya kolaboratif untuk mendukung perempuan dan anak-anak, terutama dalam menghadapi tantangan pandemi beserta dampak sosial dan ekonominya. Terkait hal tersebut, Indonesia siap bekerja sama dengan semua mitra internasional, termasuk rekan-rekan kami di Peru, untuk lebih meningkatkan peran perempuan serta memperkuat pengarusutamaan gender di seluruh program pembangunan nasional kedua negara,” ujar Menteri Bintang.
Lebih lanjut, Kuasa Usaha Kedubes Peru, Francisco Gutiérrez Figueroa mengatakan hari ini, 28 Juli, Republik Peru memperingati 200 tahun kemerdekaannya. Deklarasi kemerdekaan Peru pada tahun 1821 merupakan peristiwa penting dalam sejarah Amerika. Bahkan deklasari kemerdekaan Peru berkontribusi pada lenyapnya kekuatan kolonial Spanyol di Amerika Selatan -di mana berpusat di Lima, ibu kota Peru-, yang kalah dan angkat kaki pada 1824.
“Kami melakukannya di bawah situasi yang menantang, tak terduga, dan belum pernah terjadi sebelumnya yang ditandai oleh pandemi global Covid-19 dan kekhawatiran serta ancaman berikutnya. Selain berdiri sebagai perayaan yang signifikan, peringatan dua abad Peru harus dipahami sebagai ruang untuk dialog dan refleksi untuk menentukan masa depan kita. Kami bangga dengan keanekaragaman hayati kami yang tinggi; kami menghargainya dan kami memikirkan pembangunan sebagai tak terpisahkan dari kepedulian lingkungan dan inklusi sosial,” tutur Francisco Gutiérrez Figueroa.
Francisco Gutiérrez Figueroa mengatakan sebagai informasi pada 1 Maret 2021, Perusahaan Umum Percetakan Republik Indonesia (Peruri) untuk pertama kalinya mengirimkan 30 juta lembar uang kertas sol Peru dari total 250 juta lembar. Pengiriman terakhir akan dilakukan pada Oktober 2021.
“Kami tidak ragu bahwa puncak dari proyek ini mungkin menjadi pintu gerbang ke berbagai peluang kerja sama antara Peru dan Indonesia. Pencetakan uang di Peruri itu juga menjadi bukti nyata eratnya hubungan antara Indonesia dan Peru. Badan Usaha Milik Negara Indonesia, Perum Peruri, mencetak uang kertas Peru pecahan 10, 20 dan 50, yang desain barunya diumumkan kepada publik dalam rangka peringatan HUT Kemerdekaan Peru. Kami yakin kerjasama ekonomi ini dapat mempercepat upaya pemulihan ekonomi bersama dan demi kepentingan kedua negara. Ke depannya, Indonesia dan Peru dapat lebih mencari peluang investasi demi kepentingan kedua negara,” ujar Francisco Gutiérrez Figueroa.
BIRO HUKUM DAN HUMAS
KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN
DAN PERLINDUNGAN ANAK
Telp.& Fax (021) 3448510
e-mail : humas@kemenpppa.go.id
website : www.kemenpppa.go.id
- 28-07-2021
- Kunjungan : 514
-
Bagikan: