
Asia Grassroots Forum 2026: Wamen PPPA Tekankan Perempuan sebagai Penggerak Utama Pembangunan Ekonomi
Siaran Pers Nomor:B-233/SETMEN/HM/02.04/6/2026
Jakarta (05/06) – Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Veronica Tan menegaskan perempuan harus ditempatkan sebagai penggerak utama pembangunan ekonomi nasional melalui pemberian akses, penguatan kapasitas, serta pendampingan yang berkelanjutan. Menurut Wamen PPPA, pemberdayaan perempuan tidak hanya berfokus pada perluasan akses ekonomi, tetapi juga memastikan perempuan memiliki kesempatan untuk berkembang dan berkontribusi dalam pembangunan.
“Pemberdayaan perempuan bukan sekadar pemberdayaan, mereka bisa menjadi subjek dan bagian dari strategi pembangunan ekonomi. Jika kita memberikan peluang, kepercayaan diri, akses terhadap pemanfaatan lahan, serta pendampingan, maka hasilnya bisa berbeda,” ujar Wamen PPPA saat menjadi narasumber pada panel diskusi Infrastructure, Investment, Impact: Building Inclusive Financial Ecosystems dalam rangkaian Asia Grassroots Forum 2026 (04/06).
Lebih lanjut, Wamen PPPA menjelaskan bahwa Kemen PPPA saat ini tengah mengembangkan program Kebun Pangan Lokal Perempuan sebagai pintu masuk pemberdayaan ekonomi perempuan di tingkat akar rumput. Program tersebut menghubungkan akses perempuan terhadap lahan, peningkatan kapasitas, penguatan komunitas, pembiayaan, hingga keberlanjutan usaha.
“Yang pertama harus kami lakukan adalah memberikan akses kepada mereka dan menumbuhkan rasa percaya diri mereka. Ketika perempuan memiliki akses terhadap lahan, mampu merencanakan pemanfaatannya, dan didukung oleh komunitas yang kuat, maka pendidikan, gizi, serta kesejahteraan keluarga dapat berkembang secara bersamaan,” ungkap Wamen PPPA.
Selain itu, Wamen PPPA juga menyoroti pentingnya investasi sosial melalui perempuan sebagai strategi untuk memperkuat keluarga dan perekonomian secara berkelanjutan.
“Berinvestasi pada perempuan tidak pernah hanya berdampak pada perempuan itu sendiri. Investasi tersebut akan memperkuat keluarga, komunitas, dan bahkan perekonomian secara keseluruhan. Ketika kita dapat bekerja bersama, saya yakin kita mampu membangun bangsa ini melalui pemberdayaan perempuan,” pungkas Wamen PPPA.
Senada dengan hal tersebut, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif periode 2020–2024, Sandiaga Uno menekankan perempuan pelaku usaha memerlukan dukungan yang menyeluruh melalui pendidikan kewirausahaan dan akses pasar dalam membangun usaha yang berkelanjutan.
“Perempuan pelaku usaha perlu didukung dengan edukasi memahami cara mengelola usaha, memiliki keterampilan organisasi, dan kemampuan manajerial yang baik. Inilah fondasi terpenting yang harus dimiliki para pelaku usaha, khususnya perempuan wirausaha. Selain itu. akses terhadap pasar dan pembiayaan juga penting didukung agar usaha dapat berkembang dan naik kelas,” ujar Sandiaga Uno.
Dalam kesempatan yang sama, Komisaris Utama Amartha sekaligus Menteri Komunikasi dan Informatika periode 2014–2019, Rudiantara menambahkan perluasan akses keuangan bagi perempuan perlu didukung dengan penguatan literasi keuangan berbasis komunitas dan pendampingan langsung guna meningkatkan kemandirian ekonomi perempuan, terutama di wilayah pedesaan.
“Amartha beroperasi dengan fokus pada perempuan dan memberikan akses keuangan di wilayah pedesaan. Kami memiliki sekitar 9.000 mitra bisnis yang secara rutin mendampingi kelompok-kelompok perempuan agar mampu mengelola keuangan dan memanfaatkan pembiayaan secara optimal,” ujar Rudiana.
Asia Grassroots Forum 2026 mengusung tema “Enabling Growth, Elevating Financial Health” dan menjadi ruang kolaborasi berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat ekosistem keuangan yang inklusif. Melalui forum ini, Kemen PPPA berharap semakin banyak kolaborasi lintas sektor yang mendukung pemberdayaan ekonomi perempuan serta terwujudnya perempuan berdaya dan keluarga sejahtera.
BIRO HUMAS DAN UMUM
KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN
DAN PERLINDUNGAN ANAK
Telp.& Fax (021) 3448510
e-mail : humas@kemenpppa.go.id
website : www.kemenpppa.go.id
- 05-06-2026
- Kunjungan : 93
-
Bagikan: