
Kemen PPPA Perkuat Peran Anak sebagai Pelopor dan Pelapor melalui Lokakarya Forum Anak Nasional 2026
Siaran Pers Nomor: B-253/SETMEN/HM/02.04/6/2026
Jakarta (14/6) – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) terus memperkuat partisipasi anak dalam pembangunan sebagai pelopor dan pelapor melalui penyelenggaraan Lokakarya Forum Anak Nasional 2026 yang berlangsung pada 13 Juni hingga 19 Juli 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas Forum Anak Nasional dan Forum Anak Daerah sebagai wadah partisipasi anak sekaligus mendukung penyusunan Suara Anak Indonesia Tahun 2026.
Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak Kemen PPPA, Titi Eko Rahayu menegaskan penguatan kapasitas Forum Anak merupakan langkah strategis untuk memastikan partisipasi anak berjalan secara bermakna dalam proses pembangunan. Menurut Titi Eko, anak perlu dibekali pengetahuan, keterampilan, dan ruang yang memadai agar mampu menyampaikan aspirasi sekaligus berkontribusi sebagai pelopor dan pelapor dalam pemenuhan hak serta perlindungan anak.
“Anak-anak harus dikuatkan untuk berani berbicara dan berperan aktif di lingkungan sekitarnya. Suara mereka perlu didengar dan dipertimbangkan dalam setiap kebijakan pembangunan. Melalui Lokakarya Forum Anak Nasional ini, kami ingin memperkuat kapasitas anak sebagai pelopor dan pelapor sekaligus menanamkan nilai-nilai karakter, nasionalisme, dan kebhinekaan,” ujar Titi Eko Rahayu saat membuka Lokakarya Forum Anak Nasional 2026, Sabtu (13/6).
Titi Eko mengatakan Forum Anak merupakan wadah strategis untuk menyalurkan ide, pandangan, dan inovasi anak sebagai masukan dalam perumusan kebijakan pembangunan. Karena itu, kolaborasi antara anak, pendamping, fasilitator, dan pemerintah perlu terus diperkuat agar aspirasi yang disampaikan dapat ditindaklanjuti secara nyata.
“Forum Anak bukan hanya tempat anak berkumpul, tetapi ruang untuk melahirkan gagasan dan solusi. Melalui kolaborasi yang kuat, kita ingin memastikan anak-anak Indonesia tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi juga menjadi subjek aktif yang ikut menentukan masa depan mereka,” kata Titi Eko Rahayu.
Pada kesempatan yang sama, Child Protection Specialist UNICEF Indonesia, Astrid Gonzaga Dionisio menyampaikan hak anak untuk berpartisipasi bukan hanya tentang memberikan kesempatan berbicara, tetapi juga memastikan pandangan dan pengalaman mereka dipertimbangkan dalam setiap keputusan yang memengaruhi kehidupan anak.
“Anak-anak adalah ahli dalam pengalaman hidup mereka sendiri. Karena itu, suara mereka sangat penting untuk membantu kita merancang kebijakan, program, dan layanan yang lebih relevan dan responsif. Ketika suara anak didengar, dihargai, dan ditindaklanjuti, kita tidak hanya memenuhi hak anak, tetapi juga membangun Indonesia yang lebih baik bagi generasi sekarang dan generasi mendatang,” ujar Astrid Gonzaga Dionisio.
Melalui Kick Off Lokakarya Forum Anak Nasional 2026, Kemen PPPA berharap rangkaian ini menjadi momentum untuk memperkuat peran Forum Anak di seluruh Indonesia, meningkatkan kualitas pendampingan, serta mendorong partisipasi anak yang bermakna sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembangunan yang berorientasi pada kepentingan terbaik anak menuju Indonesia Emas 2045.
BIRO HUMAS DAN UMUM
KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN
DAN PERLINDUNGAN ANAK
Telp.& Fax (021) 3448510
e-mail : humas@kemenpppa.go.id
website : www.kemenpppa.go.id
- 14-06-2026
- Kunjungan : 92
-
Bagikan: