
Menteri PPPA Tinjau Kesiapan Fasilitas Mudik Ramah Perempuan dan Anak di Pelabuhan Merak
Siaran Pers Nomor: B-104/SETMEN/HM.02.04/3/2026
Banten (14/03)– Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Menteri PPPA), Arifah Fauzi melakukan peninjauan persiapan arus mudik Lebaran Tahun 2026 di Pelabuhan Merak, Banten bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Jenderal Lodewijk Freidrich Paulus, Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Heru Widodo serta sejumlah pimpinan lembaga terkait.
Menteri PPPA mengungkapkan bahwa peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana transportasi serta fasilitas layanan bagi para pemudik agar perjalanan selama periode Lebaran dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan ramah bagi seluruh masyarakat, khususnya perempuan dan anak. Dalam peninjauan tersebut, Menteri PPPA menyoroti pentingnya penyediaan fasilitas yang responsif terhadap kebutuhan perempuan dan anak pada simpul-simpul transportasi publik yang menjadi titik mobilitas tinggi selama arus mudik.
“Kami melihat berbagai fasilitas yang sudah disiapkan untuk mendukung mudik yang ramah perempuan dan anak, mulai dari ketersediaan toilet khusus bagi perempuan dan anak, sistem informasi perjalanan yang jelas dan mudah diakses, ruang bermain yang ramah anak, hingga ruang laktasi yang layak bagi ibu menyusui. Selain itu, tersedia pula Pos SAPA 129 sebagai ruang pengaduan apabila terdapat indikasi kekerasan atau pelecehan,” ujar Menteri PPPA.
Menteri PPPA juga menekankan pentingnya keberadaan petugas layanan yang responsif terhadap kebutuhan perempuan dan anak, serta sistem keamanan dan pengawasan yang memadai guna mencegah potensi kekerasan, pelecehan, maupun situasi darurat selama perjalanan mudik.
“Saya juga sangat mengapresiasi fasilitas ruang bermain yang tersedia di kapal. Tadi kami melihat langsung anak-anak yang berada di kapal tidak lagi sibuk dengan gadget, tetapi dapat bermain dan bercengkerama bersama orang tua mereka. Ini menjadi hal yang sangat positif karena menciptakan suasana perjalanan yang lebih hangat dan memperkuat kebersamaan antara orang tua dan anak. Ketika fasilitasnya nyaman, keluarga dapat menikmati perjalanan dengan lebih harmonis,” tegas Menteri PPPA.
Dalam kesempatan yang sama, Menko PMK, Pratikno menegaskan bahwa pemerintah terus memastikan kesiapan seluruh simpul transportasi nasional untuk menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat selama periode mudik Lebaran.
“Pemerintah memprediksi sekitar 143 juta masyarakat akan melakukan perjalanan mudik tahun ini. Oleh karena itu, koordinasi lintas sektor terus diperkuat agar seluruh layanan transportasi dapat berjalan dengan aman, lancar, dan terkendali. Kami juga mengimbau masyarakat untuk mengikuti arahan petugas di lapangan serta memanfaatkan informasi resmi agar perjalanan mudik dapat berlangsung dengan tertib dan nyaman,” ujar Menko PMK.
Sementara itu, Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Heru Widodo, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat selama periode Angkutan Lebaran.
“Periode Angkutan Lebaran merupakan momentum penting bagi layanan penyeberangan karena mobilitas masyarakat meningkat signifikan. Oleh karena itu, kami memastikan seluruh elemen operasional telah dipersiapkan dengan baik, mulai dari kesiapan armada, penguatan personel, hingga peningkatan fasilitas layanan di pelabuhan agar perjalanan masyarakat dapat berlangsung aman dan nyaman,” ujar Dirut PT ASDP.
Peninjauan ini diharapkan dapat memastikan bahwa seluruh fasilitas transportasi dan layanan bagi pemudik selama periode Lebaran dapat berjalan optimal. Pemerintah terus mendorong agar setiap simpul transportasi publik semakin memperhatikan kebutuhan kelompok rentan, sehingga perjalanan mudik dapat berlangsung dengan aman, nyaman, serta ramah bagi perempuan dan anak.
Kemen PPPA juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada selama perjalanan mudik. Apabila melihat, mengalami, atau mengetahui adanya tindakan kekerasan maupun pelecehan terhadap perempuan dan anak, masyarakat dapat segera melapor melalui Layanan SAPA 129 dengan menghubungi hotline 129 atau melalui WhatsApp 08111-129-129.
BIRO HUMAS DAN UMUM
KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN
DAN PERLINDUNGAN ANAK
Telp.& Fax (021) 3448510
e-mail : humas@kemenpppa.go.id
website : www.kemenpppa.go.id
- 14-03-2026
- Kunjungan : 151
-
Bagikan: