
Momentum Hari Perempuan Internasional, Menteri PPPA Dorong Kolaborasi Organisasi dan Komunitas Perempuan
Siaran Pers Nomor: B-96/SETMEN/HM.02.04/3/2026
Jakarta (10/3) – Dalam momentum Hari Perempuan Internasional, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi menekankan pentingnya kolaborasi antar organisasi dan komunitas perempuan dalam memperkuat pemberdayaan perempuan serta perlindungan perempuan dan anak dari kekerasan. Hal tersebut disampaikan Menteri PPPA saat menghadiri kegiatan Silaturahmi Lintas Komunitas Perempuan “Kolaborasi Perempuan, Cahaya Ramadhan” yang diselenggarakan oleh Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) di Jakarta.
“Momentum Hari Perempuan Internasional yang diperingati setiap tanggal 8 Maret menjadi pengingat bahwa perempuan adalah penggerak perubahan baik di keluarga, komunitas, dunia usaha dan dalam pembangunan masyarakat. Momentum ini juga menjadi ruang untuk merayakan kekuatan, keberanian, serta kontribusi perempuan melalui kolaborasi yang saling menguatkan, agar setiap perempuan dapat berdaya dan berkontribusi secara penuh, termasuk dalam membantu sesama perempuan dan anak-anak rentan yang membutuhkan. Oleh karenanya, sinergi antar organisasi dan komunitas perempuan menjadi sangat penting,” kata Menteri PPPA di Jakarta (9/3).
Menteri PPPA menyampaikan apresiasi terhadap upaya IWAPI dan para perwakilan organisasi perempuan dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap urgensi pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Menurutnya, perempuan yang mengisi hampir setengah populasi Indonesia memiliki peran strategis dalam pembangunan sumber daya manusia yang unggul.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh organisasi yang telah berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya perempuan dan anak. Komitmen ini tentu menjadi penguat bagi kinerja pemerintah. Kementerian PPPA juga menyambut baik keterlibatan berbagai organisasi perempuan, karena pelaksanaan amanat Asta Cita Presiden dan berbagai program prioritas tidak dapat dilakukan sendiri oleh pemerintah, melainkan memerlukan kolaborasi dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat,” ungkap Menteri PPPA.
Ketua Umum IWAPI, Nita Yudi, menyampaikan bahwa sepuluh organisasi perempuan yang hadir dalam kegiatan tersebut siap mendukung program dan kinerja pemerintah dalam upaya pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. “Dalam rangka memperingati International Women’s Day (IWD) tahun 2026 dengan tema Right, Justice and Action for All Women and Girls kami akan ikut serta mendorong hak, keadilan dan upaya perlindungan bagi perempuan dan anak Indonesia. Bersama sepuluh organisasi, kami mendorong agar Rancangan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PRT) bisa segera disahkan,” kata Nita.
Nita mengutarakan dukungan sepuluh organisasi yang terlibat diwujudkan melalui berbagai aksi nyata. Mulai dari pemberian santunan kepada 290 anak yatim, 10 dhuafa dan asisten rumah tangga, mendorong program dan kebijakan yang berpihak pada perempuan, hingga mengawal pelaksanaan MBG bagi anak, ibu hamil dan menyusui sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia menyongsong Indonesia Emas 2045.
Adapun sepuluh organisasi dan komunitas yang turut serta dalam mendukung acara Silaturahmi Lintas Komunitas Perempuan “Kolaborasi Perempuan, Cahaya Ramadhan” antara lain; IWAPI, Perempuan Laju Perkasa, Komunitas Kebaya Jakarta, Amira, Wanita Indonesia Tanpa Tembakau (WITT), Srikandi Perempuan Donor Darah Indonesia (PDDI), Melati Putri Pertiwi, Social Club, Sahabat Kartini Love, dan Jakarta With Love.
BIRO HUMAS DAN UMUM
KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN
DAN PERLINDUNGAN ANAK
Telp.& Fax (021) 3448510
e-mail : humas@kemenpppa.go.id
website : www.kemenpppa.go.id
- 10-03-2026
- Kunjungan : 305
-
Bagikan: