
Press Release : MENTERI PP DAN PA : THREE ENDS STRATEGI MENGAKHIRI KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN DAN ANAK
KEMENTERIAN
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK
REPUBLIK INDONESIA
PRESS RELEASE
MENTERI PP DAN PA : THREE ENDS STRATEGI MENGAKHIRI KEKERASAN TERHADAP
PEREMPUAN DAN ANAK
Siaran Pers Nomor: 27 /Humas KPP-PA/3/2016
Manado (31/3) – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPP dan PA) sejak 28 hingga 31 Maret mengadakan Rapat Koordinasi Nasional Pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Tahun 2016 di Manado, Sulawesi Utara. Hal ini sejalan dengan instruksi Presiden Joko Widodo agar pembangunan dilakukan mulai dari Timur ke Barat, khususnya pembangunan yang melibatkan peran perempuan dan anak yang dilakukan secara holistik, terpadu, dan terintegrasi.
MENTERI PP DAN PA, YOHANA YEMBISE MENGHADIRI SERTA MEMBUKA RAKORNAS GERAKAN THREE ENDS DI HOTEL PENINSULA, MANADO 28-31 MARET 2016. MENTERI YOHANA JUGA MELAKUKAN KUNJUNGAN KERJA KE KOTAMOBAGU.
Di tahun 2016 ini APBN KPPPA yang berjumlah Rp. 769.331.578.000 sebesar 78% yakni sebesar 602.042.000.000 akan dialokasikan untuk belanja program yang terdiri dari perlindungan perempuan dan anak 54%, pemenuhan hak anak 12%, pemberdayaan perempuan 34%. Hasil Rakornas ini diharapkan seluruh pihak dapat berkontribusi dalam mencapai sinkronisasi atau keselarasan program antara pusat dan daerah. Adapun rekomendasi yang didapatkan dari hasil rakornas ini bisa mengacu pada program unggulan Kementerian PP dan PA Three Ends, yakni End Violence Against Women and Children (Akhiri Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak); End Human Trafficking (Akhiri Perdagangan Manusia), dan End Barriers To Economic Justice (Akhiri Kesenjangan Ekonomi terhadap perempuan).
“Kami mengajak seluruh masyarakat Manado untuk membangun lingkungan yang mampu menjamin tumbuh kembang dan perlindungan anak. Menjadi komitmen kita semua bahwa setiap anak Indonesia adalah anak kita dan harus kita lindungi bersama. Mari kita akhiri budaya kekerasan dan kita bangun keluarga harmonis yang penuh kasih sayang, tidak ada perdagangan manusia dan tingkatkan kemampuan ekonomi perempuan untuk mengakhiri kemiskinan,” tambah Menteri Yohana.
Menteri Yohana juga mengingatkan harus ada rencana atau target capaian pelaksanaan kegiatan program unggulan pada 2016 dari masing-masing para pemangku kepentingan. Selain pemerintah, Menteri Yohana juga menekankan perlunya peran media massa dalam mendukung isu responsif gender dan memahami tentang hak anak. Media massa dapat menjadi mitra pemerintah untuk mengedukasi masyarakat dan menjalankan pemberitaan terkait perempuan dan anak yang berimbang.
HUMAS KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN
DAN PERLINDUNGAN ANAK
Telp.& Fax (021) 3448510,
e-mail : humas.kpppa@gmail.com
- 31-03-2016
- Kunjungan : 22650
-
Bagikan: