
Press Release: Perubahan Menuju Kesetaraan
PRESS RELEASE
Perubahan Menuju Kesetaraan
Siaran Pers Nomor:20/Humas KPP-PA/04/2015
Jakarta (15/4) - Semua masyarakat, baik laki-laki, perempuan, anak laki-laki ataupun anak perempuan mempunyai hak dan peluang yang sama sebagai pelaku ataupun pemanfaat pembangunan di segala bidang. Begitulah semangat yang muncul dalam proses percepatan pelaksanaan pengarusutamaan gender yang sedang digalakkan oleh pemerintah Indonesia. Semangat itu juga yang kental terasa dalam Seminar mengenai “Perubahan Menuju Kesetaraan” yang diselenggarakan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak bekerja sama dengan GIZ melalui proyek SWR (Strengthening Women’s Rights).
“Jumlah penduduk perempuan dan anak hampir mencapai 80 persen dari total penduduk Indonesia, dan ini merupakan asset dan potensi bangsa yang bisa membantu upaya untuk menggerakkan pembangunan. Namun sayang, sebagian besar dari jumlah tersebut masih tertinggal sehingga perlu diberdayakan agar perempuan dapat lebih mandiri dan dapat menentukan pilihan sendiri,”tegas Menteri PP dan PA, Yohana Yembise saat membuka acara Seminar yang digelar di Hotel Aryaduta, Jakarta, Rabu (15/4).
Yohana lalu menambahkan bahwa dalam konteks pembangunan, ketimpangan relasi kuasa yang terjadi antara laki-laki dan perempuan baik di kalangan orang dewasa, lansia, maupun anak berdampak pada adanya kesenjangan atas akses, partisipasi, kontrol dan penerima manfaat pembangunan. “Pemasalahannya banyak aktor dan pemangku kepentingan pembangunan baik dari unsur eksekutif, legislatif, dan yudikatif, lembaga masyarakat dan dunia usaha yang masih menyamaratakan keberadaan masyarakat sebagai kelompok sasaran. Pandangan yang netral ini mengakibatkan kealpaan dalam mengidentifikasi kebutuhan yang beragam,”paparnya.
Oleh karena itu, Yohana mengungkapkan bahwa KPP dan PA mengharapkan semua para pemangku kepentingan pembangunan baik dari unsur eksekutif, legislatif, dan yudikatif, lembaga masyarakat dan dunia usaha dapat memberikan dukungan yang diperlukan bagi perumusan kebijakan, program dan kegiatan yang berorientasi pada pengembangan kebijakan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, serta kesetaraan gender, dengan melihat kepada pengembangan wilayah yang lebih luas sesuai kebutuhan dan skala kepentingan prioritas. ”Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada GIZ melalui proyek SWR (Strengthening Women’s Rights) atas inisiasi dan dukungannya dalam penyelenggaraan seminar yang sangat strategis dan penting ini dalam proses percepatan pelaksanaan pengarusutamaan gender dan perlindungan hak-hak perempuan,” ungkapnya.
HUMAS KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN
DAN PERLINDUNGAN ANAK
Telp.& Fax (021) 3456239, e-mail : humas.kppa@gmail.com
- 23-02-2016
- Kunjungan : 5828
-
Bagikan: