
Wamen PPPA Dorong Gereja Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak dari Lingkungan Keluarga
Siaran Pers Nomor: B-240 /SETMEN/HM.02.04/6/2026
Manado (7/6) – Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Wamen PPPA), Veronica Tan menegaskan pentingnya peran gereja dalam memperkuat perlindungan perempuan dan anak melalui keluarga. Pesan tersebut disampaikan Wamen PPPA saat menghadiri Konvensi Pastoral Nasional (Konpasnas) 2026 di Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Manado, Kabupaten Minahasa, Sabtu (6/6).
“Keluarga adalah tempat pertama dan utama bagi seorang anak untuk belajar tentang kasih, keamanan, dan harga diri. Ketika keluarga kuat, maka upaya perlindungan perempuan dan anak dapat dicegah dari akarnya,” ujar Wamen PPPA.
Wamen PPPA juga mendorong para pendeta dan pemimpin gereja untuk menghadirkan pelayanan pastoral yang lebih dekat dengan persoalan yang dihadapi keluarga. Menurutnya, pelayanan gereja tidak cukup hanya dilakukan melalui kegiatan seremonial, tetapi perlu menjangkau kebutuhan nyata masyarakat, termasuk penguatan pengasuhan anak, perlindungan perempuan, dan pencegahan kekerasan dalam rumah tangga.
“Selama ini, di berbagai kasus yang terjadi, seringkali perempuannya tidak berdaya dan anaknya tidak terlindungi. Banyak yang menganggap perempuan tidak ada value-nya. Namun, ketika kita dikuatkan dalam satu komunitas, hati yang tulus dan empati itulah yang memperkuat kita di manapun kita berada,” kata Wamen PPPA.
Selain mendorong penguatan keluarga, Wamen PPPA juga mengenalkan praktik baik pemberdayaan perempuan melalui kebun pangan lokal perempuan yang telah dikembangkan di Nusa Tenggara Timur. Program tersebut mampu meningkatkan kemandirian ekonomi perempuan sekaligus memperkuat ketahanan keluarga.
Untuk itu, Wamen PPPA berharap dukungan seluruh pihak, termasuk gereja, dalam memperluas upaya pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.
“Sekitar 800-an gereja dari berbagai denominasi yang ada untuk menjadikan keluarga (ekklesia domestika) sebagai alat utama. Saya ingin keluarga menjadi wadah utama untuk memberikan mimpi yang sama dan perlindungan nyata kepada anak-anak mereka," ujar Wamen PPPA.
Sementara itu, Rektor Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Manado, Olivia Wuwung menyampaikan rasa hormat dan bangga atas kesediaan Wamen PPPA untuk hadir langsung di kampus ungu Tateli.
"Kami meyakini bahwa pelayanan pastoral masa kini bukan lagi hanya urusan spiritual semata. Oleh karena itu, tema yang diangkat hari ini menjadi sangat penting bagi panggilan moral, sosial, dan akademik yang harus kita perjuangkan bersama-sama," ujar Olivia Wuwung.
Konpasnas 2026 yang mengusung tema "Pastoral dan Ekklesia Domestika: Penguatan Pastoral Keluarga untuk Perwujudan Peran Gereja bagi Bangsa," menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan lembaga keagamaan dalam membangun keluarga yang tangguh, sekaligus menciptakan lingkungan yang aman bagi perempuan dan anak.
BIRO HUMAS DAN UMUM
KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN
DAN PERLINDUNGAN ANAK
Telp.& Fax (021) 3448510
e-mail : humas@kemenpppa.go.id
website : www.kemenpppa.go.id
- 07-06-2026
- Kunjungan : 56
-
Bagikan: