
Wamen PPPA Dorong Kepemimpinan Perempuan Adat Perkuat Ketahanan Komunitas
Siaran Pers Nomor: B- 301 /SETMEN/HM.02.04/7/2026
Sigi (10/7) – Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Wamen PPPA), Veronica Tan mengatakan penguatan kepemimpinan perempuan adat menjadi kunci dalam membangun ketahanan komunitas sekaligus mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Hal tersebut disampaikan Wamen PPPA dalam Dialog Perempuan Adat "Penguatan Kepemimpinan Perempuan Adat dalam Membangun Ketahanan Komunitas" yang digelar di Desa Toro, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.
“Perempuan adat memiliki posisi strategis sebagai penjaga pengetahuan lokal, pelestari budaya, pengelola sumber daya alam, pendidik pertama dalam keluarga, sekaligus penggerak ketahanan pangan masyarakat. Pembangunan nasional harus memastikan perempuan adat memperoleh kesempatan yang setara untuk berpartisipasi, menyampaikan aspirasi, serta mengambil keputusan tanpa kehilangan identitas budaya yang dimiliki. Perempuan adat bukan hanya penerima manfaat pembangunan, tetapi juga pelaku utama pembangunan," ujar Wamen PPPA, pada Kamis (9/7).
Wamen PPPA menjelaskan penguatan kepemimpinan perempuan adat menjadi semakin penting karena perempuan memiliki peran besar dalam menjaga bahasa, ritual adat, benih lokal, obat-obatan tradisional, sistem pangan, hingga mewariskan nilai-nilai budaya kepada generasi muda. Namun, keterlibatan perempuan dalam kepemimpinan lembaga adat maupun forum pembangunan masih menghadapi berbagai tantangan sehingga perlu terus diperkuat.
“Berbagai persoalan dihadapi perempuan adat, mulai dari keterbatasan ruang partisipasi, konflik agraria, hingga kerentanan terhadap kekerasan. Ketika terjadi konflik pemanfaatan ruang dan sumber daya alam, perempuan sering kali menanggung beban berlapis karena sebagai menjaga keberlangsungan keluarga, ketahanan pangan, dan kehidupan komunitas,” kata Wamen PPPA.
Oleh karena itu, Wamen PPPA mengajak pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga adat, organisasi masyarakat adat, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat sipil untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mendukung kepemimpinan perempuan adat.
“Ketika perempuan adat memperoleh ruang untuk memimpin, Indonesia tidak hanya menjaga warisan budaya dan kelestarian lingkungan, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mewujudkan pembangunan yang lebih adil dan berkelanjutan,” pungkas Wamen PPPA.
Kepala Desa Ngata Toro, Mulyanto Dharmawan yang turut hadir menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan Wamen PPPA bersama berbagai mitra, seperti Conservana, PUTER, Perkumpulan Karsa, dan Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL), yang selama ini mendampingi masyarakat dalam memperjuangkan pengakuan hutan adat. Menurutnya, pertemuan tersebut membuka banyak peluang bagi masyarakat Toro untuk memperkuat pembangunan desa.
"Pertemuan ini begitu luar biasa. Ada banyak peluang yang diberikan oleh Ibu Wamen kepada kita yang ada di Toro. Kesejahteraan masyarakat Toro harus dibangun secara menyeluruh, mulai dari kemandirian ekonomi, Bagaimana secara ekonomi kita bisa mandiri, kemudian secara kehidupan sosial saling mendukung dan gotong royong tetap kita jaga, serta mempertahankan ruang hidup yang ada dan memastikan keberlanjutannya untuk anak cucu kita," ujar Mulyanto.
Sementara itu, Tokoh Adat Ngata Toro, Rukmini berharap kolaborasi antara pemerintah, masyarakat adat, dan para mitra dapat berlanjut dalam pembangunan jangka panjang desa. Menurutnya, selain pengembangan kopi, pemberdayaan perempuan melalui pengembangan tenun, penguatan ekonomi, serta dukungan sarana pertanian bagi perempuan juga perlu menjadi perhatian.
"Ke depan kita harus terus duduk bersama agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat Ngata Toro, khususnya perempuan. Kami juga berharap pembangunan desa lebih banyak melibatkan tenaga kerja lokal sehingga dapat membuka lapangan pekerjaan, memperkuat ekonomi masyarakat, dan menjaga keberlanjutan pembangunan di Ngata Toro,” ujar Rukmini.
BIRO HUMAS DAN UMUM
KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN
DAN PERLINDUNGAN ANAK
Telp.& Fax (021) 3448510
e-mail : humas@kemenpppa.go.id
website : www.kemenpppa.go.id
- 10-07-2026
- Kunjungan : 159
-
Bagikan: