
Wamen PPPA: Perubahan Sistemik Dalam Bidang Pemberdayaan Dan Kepemimpinan Perempuan Kunci Perluasan Ruang Setara
Siaran Pers Nomor: B-173/SETMEN/HM.02.04/02/2026
Jakarta (30/04) – Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Veronica Tan menegaskan bahwa semangat Raden Ajeng Kartini perlu diterjemahkan ke dalam perubahan sistemik yang membuka ruang setara bagi perempuan di seluruh aspek kehidupan. Hal ini menjadi bagian dari kolaborasi lintas sektor antara pemerintah dan dunia usaha.
“Semangat Kartini hari ini bukan hanya tentang keberanian individu, tetapi juga tentang bagaimana sistem memastikan perempuan memiliki akses, kesempatan, dan dukungan yang setara untuk berkembang,” ujar Wamen PPPA.
Wamen PPPA menyampaikan perempuan masih menghadapi hambatan struktural yang berlapis, mulai dari norma sosial hingga keterbatasan akses, baik di wilayah perkotaan maupun pedesaan.
“Kita masih melihat adanya ketimpangan akses dan partisipasi perempuan. Hal ini merupakan persoalan sistemik yang perlu diselesaikan secara bersama,” ujar Wamen PPPA.
Ia menambahkan bahwa beban ganda yang dialami perempuan berkaitan erat dengan konstruksi sosial yang belum setara, sehingga membatasi partisipasi perempuan di ruang publik.
“Selama tanggung jawab pengasuhan masih dibebankan secara tidak proporsional kepada perempuan, maka ruang partisipasi perempuan akan tetap terbatas,” ungkap Wamen PPPA.
Dalam konteks tersebut, pemerintah mendorong penguatan ekosistem melalui kebijakan responsif gender serta penyediaan layanan pendukung.
“Pendekatan ekonomi perawatan menjadi penting agar kerja pengasuhan tidak lagi menjadi beban individu perempuan, tetapi didukung oleh sistem,” jelas Wamen PPPA.
Wamen PPPA menegaskan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam mendorong perubahan yang berkelanjutan.
“Kita membutuhkan kerja kolektif agar perempuan memiliki ruang untuk tumbuh, berdaya, dan menentukan pilihan hidupnya,” pungkas Wamen PPPA.
Dalam kesempatan yang sama, perwakilan PT United Tractors, SCROM Dept Head, Himawan Sutanto, menyampaikan dukungan terhadap pemberdayaan perempuan sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor.
“Perempuan memiliki peran strategis dalam keluarga dan masyarakat. Kolaborasi menjadi kunci agar upaya pemberdayaan dapat berjalan efektif dan menjangkau lebih luas,” ujar Himawan Sutanto.
Direktur PT United Tractors, Vilihati Surya, menambahkan bahwa perempuan perlu terus didorong untuk percaya diri dan mengambil peluang.
“Perempuan harus berani bermimpi besar dan tidak membatasi diri oleh stigma. Dengan lingkungan yang inklusif, perempuan mampu mengambil peran strategis di berbagai sektor,” ujar Vilihati Surya.
Kegiatan Peringatan Hari Kartini tersebut menjadi bagian dari kolaborasi antara pemerintah dan PT United Tractors dalam memperkuat komitmen bersama terhadap pemberdayaan perempuan dan kesetaraan gender di dunia kerja.
BIRO HUMAS DAN UMUM
KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN
DAN PERLINDUNGAN ANAK
Telp.& Fax (021) 3448510
e-mail : humas@kemenpppa.go.id
website : www.kemenpppa.go.id
- 30-04-2026
- Kunjungan : 109
-
Bagikan: