
Wamen PPPA Tekankan Pentingnya CKG untuk Pencegahan dan Deteksi Dini pada Anak
Siaran Pers Nomor: 061/SETMEN/HM.02.04/02/2026
Jakarta (10/02) – Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Veronica Tan meninjau pelaksanaan Satu Tahun Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan bekerja sama dengan pihak sekolah, SMA IPEKA Sunter, Jakarta Utara. Wamen PPPA mengungkapkan kegiatan ini merupakan bagian dari satu tahun implementasi Program Prioritas Pemerintah untuk meningkatkan kesadaran hidup sehat serta mendorong upaya pencegahan dan deteksi dini masalah kesehatan sejak usia sekolah.
Wamen PPPA, menegaskan bahwa Program CKG tidak semata-mata berorientasi pada upaya pengobatan, melainkan menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja, terhadap pentingnya pola hidup sehat yang bersifat preventif.
“Program CKG tidak berorientasi pada upaya kuratif, melainkan menjadi gerakan bersama yang menekankan pencegahan. Program ini menjadi langkah awal untuk membangun kesadaran, yang kemudian ditindaklanjuti melalui penguatan pola hidup sehat, pola makan, dan pemenuhan gizi. Deteksi dini menjadi kunci agar upaya pencegahan dapat dilakukan lebih cepat dan lebih baik dibandingkan pengobatan,” ujar Wamen PPPA.
Wamen PPPA menambahkan upaya pencegahan melalui Program CKG perlu diperkuat dengan edukasi kesehatan yang komprehensif sejak usia sekolah. Edukasi tersebut mencakup pembiasaan pola hidup sehat sekaligus peningkatan pemahaman mengenai kesehatan reproduksi sebagai bagian dari perlindungan anak, khususnya anak perempuan.
“Dengan adanya kesadaran untuk memeriksa kesehatan, termasuk dukungan program imunisasi HPV, anak-anak perempuan usia 13 tahun sudah dapat melakukan vaksinasi sebagai upaya pencegahan. Ini adalah gerakan bersama untuk membangun awareness publik agar hidup sehat menjadi budaya,” ujar Wamen PPPA.
Melalui pelaksanaan Program CKG ini, Wamen PPPA menyampaikan komitmen meningkatkan kesadaran hidup sehat dapat tumbuh sejak dini, khususnya di lingkungan keluarga dan sekolah, sehingga upaya preventif, deteksi dini, serta tindak lanjut yang tepat dapat mendukung tumbuh kembang anak sebagai generasi penerus bangsa yang sehat, tangguh, dan berkualitas.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti menyampaikan bahwa Program CKG merupakan bagian dari pelaksanaan program prioritas Presiden Republik Indonesia yang menyasar peserta didik dari jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah atas di seluruh Indonesia.
“Program ini bertujuan melakukan deteksi dini kondisi kesehatan anak-anak sekolah serta memberikan informasi mengenai kesehatan dan kebugaran peserta didik. Hasil pemeriksaan menjadi dasar bagi anak dan orang tua untuk melakukan tindak lanjut yang diperlukan. Dengan kondisi tubuh yang sehat, anak-anak diharapkan memiliki stamina yang baik, semangat belajar yang tinggi, dan peluang untuk berprestasi lebih besar,” ujar Mendikdasmen.
Kepala Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan Kementerian Kesehatan, Asnawi Abdullah menyampaikan bahwa hasil evaluasi satu tahun pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) masih menunjukkan sejumlah permasalahan kesehatan pada anak usia sekolah. Kondisi tersebut sekaligus menegaskan pentingnya penguatan tindak lanjut pascapemeriksaan sebagai bagian dari upaya pencegahan jangka panjang.
“Kedepan, fokus kita tidak hanya pada pemeriksaan, tetapi juga pada tindak lanjut. Hipertensi, gula darah, dan berat badan harus dikendalikan sejak dini agar risiko penyakit katastropik di masa depan dapat ditekan. Tahun ini, pemerintah menargetkan 130 juta masyarakat mengikuti Program CKG sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem pencegahan penyakit dan menurunkan beban pembiayaan kesehatan nasional,” jelas Asnawi.
BIRO HUMAS DAN UMUM
KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN
DAN PERLINDUNGAN ANAK
Telp.& Fax (021) 3448510
e-mail : humas@kemenpppa.go.id
website : www.kemenpppa.go.id
- 10-02-2026
- Kunjungan : 76
-
Bagikan: